Berita kriminal
Aksi Begal di Bekasi Semakin Sadis, Anggota Brimob Dibacoki dengan Celurit
Meski korban sudah jatuh, para pelaku begal tetap saja membacoki korban terus-menerus.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: AC Pinkan Ulaan
TRIBUNBEKASI.COM, JATISAMPURNA -- Aksi bandit begal kembali terjadi di wilayah Bekasi.
Kasus terbaru terjadi pada Selasa (15/2) dini hari di Jalan Raya Kranggan, RT001/007, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampura.
Korbannya adalah seorang anggota Brimob, yang saat ini terluka karena dibancok oleh para perampok itu menggunakan celurit.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, mengungkapkan kronologis kejadian yang menimpa Aipda Edi Santoso tersebut.
"Pada jam 02.00 pagi korban baru pulang kerja dari arah Pondokgede menuju ke Cileungsi. Setiba di Jalan Raya Ujung Aspal, korban merasa curiga dengan 1 unit motor Honda Beat Warna hitam/corak berboncengan 3 orang," kata Erna Ruswing dalam keterangannya, Selasa (15/2/2022).
Sesampainya di tempat kejadian, motor pelaku tiba-tiba memepet motor Edi, dan dua pelaku yang diboncek langsung membacoki korban dari belakang, menggenai punggung anggota polisi itu ketika dia masih dalam posisi membawa kendaraan.
Karena menerima bacokan senjata tajam, Edi terjatuh.
Meski korbannya nyaris tak berkutik, tiga perampok itu tetap menyerang korban dengan celuritnya.
Korban berupaya mempertahankan diri dengan menangkis sabetan senjata tajam itu, yang diayunkan para pelaku terus-menerus.
"Setelah korban tidak berdaya, para pelaku membawa kabur sepeda motor korban. Korban akhirnya ditolong oleh petugas keamanan kampung dan melapor ke Polsek Jatisampurna," kata Erna.
Kerugian yang diderita Edi adalah sepeda Motor Honda Beat keluaran tahun 2021 warna cokelat, dengan nomor polisi B-3389-ESS.
Saat ini Edi Santoso masih dirawat di rumah sakit karena terluka cukup parah dalam peristiwa itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Polrestro-Bekasi-dan-Polsek-Babelan-tangkap-begal-motor.jpg)