Berita Bekasi

Disdik Kota Bekasi Terapkan Pembelajaran Tatap Muka 25 Persen, Tiap Pekan Siswa Bergiliran Ikut PTM

Mereka atau siswa yang sudah PJJ dalam pekan ini, nanti pada pekan depan mengikuti PTM 25 persen di Sekolah.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
ILUSTRASI PTM 25 PERSEN -- Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali merubah kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM) dari 50 persen, kini menjadi berkapasitas 25 persen. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali merubah kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM) dari 50 persen, kini menjadi berkapasitas 25 persen.

Pelaksanaan PTM 25 persen akan digelar selama dua pekan kedepan.

Kelapa Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan perubahan PTM menjadi 25 persen ini mengingat kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami kenaikan, bahkan siswa yang terpapar jumlah cukup banyak.

"Karena kan kita Covid-19 nya lagi meningkat. Jadi kita harus pakai 25 persen. Nah ini sampai tanggal 1 Maret 2022, jadi selama dua minggu," kata Inayatullah, Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Pemkab Bekasi Hentikan PTM 100 Persen, Mulai 14 Februari Seluruh Siswa Kembali Belajar Secara Daring

Baca juga: Penyebaran Covid-19 Meningkat, Rencana Disdik Kabupaten Bekasi Gelar PTM 100 Persen Pupus Sudah

Diungkapkan Inayatullah, jika data berdasarkan tanggal 13 Februari 2022 lalu, jumlah kasus yang terjadi pada satuan pendidikan di Kota Bekasi untuk Tenaga Pendidik di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota/Kabupaten Bekasi sebanyak 68 orang.

"Untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat sebanyak 167 orang, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 87 orang dan PAUD sebanyak 11 orang," katanya.

Sementara catatan untuk terjadinya kasus pada Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota/ Kabupaten Bekasi sebanyak 245 orang.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 330 orang, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 149 orang dan PAUD sebanyak 14 orang. 

BERITA VIDEO : SYAWAL SUDAH DUA MINGGU TIDAK BISA JUAL MINYAK GORENG

"Ini kan masih berjalan. Nanti kita akan evaluasi dua minggu sekali. Pas besok atau jumat depan. Sekarang kan masih kita monitor dan nanti kita lihat perkembangannya," katanya.

Terpisah, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) III Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Asep mengatakan jika untuk seluruh SMA di Kota Bekasi telah menjalankan PTM 25 persen sejak 15 Februari 2022 lalu dan akan berjalan hingga 1 Maret 2022 mendatang.

"Sesuai instruksi pak Wali Kota bahwa di level 3 PTM dilaksanakan maksimal 50 persen dari jumlah siswa, juga bisa dilaksanakan 25 persen untuk mencegah covid. Artinya jika jumlah siswa 100 orang, maka yang 25 orang PTM di sekolah sisanya 75 orang PJJ di rumah," kata Asep.

Pada pelaksanaan PTM 25 persen ini menurut Asep, para siswa akan bergantian atau bergilir dalam satu pekan pelaksanaan PTM.

Mereka atau siswa yang sudah PJJ dalam pekan ini, nanti pada pekan depan mengikuti PTM 25 persen di Sekolah.

"Jadi, pada pekan berikutnya yang sudah PTM giliran PJJ seperti itu secara bergiliran kalau sudah level 2 kembali 100 persen PTM. Tapi, aekolah hanya memberikan kesempatan siswa PTM jika orang tuanya mengijinkan, jika tidak mengizinkan PTM, maka PJJ," ucapnya. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved