Formula E
Kerahkan 400 Pekerja Konstruksi, JakPro Optimis Pembangunan Sirkuit Formula E Rampung Maret 2022
Widi juga menyebut untuk mengejar target tersebut, pihak kontraktor mengerahkan lebih dari 400 pekerja konstruksi yang dibagi dalam tiga interval
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (JakPro), Widi Amanasto optimistis pembangunan sirkuit Formula E rampung paling cepat akhir Maret 2022 atau paling lambat awal April 2022.
"Kami optimis akhir Maret, awal April kami dapat menyelesaikan seluruh trek ini. Insyaallah dengan kualitas yang tepat dan lain-lain ya," ucap Widi saat jumpa pers Site Visit Formula E 2022 di Kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (23/2/2022).
Widi berujar, bahwa dari kelima zona pembangunan sirkuit Formula E itu zona kelima merupakan fokus konsentrasi pembangunan sirkuit lantaran bagian tanahnya lunak.
"Tugas kami sekarang ada ke zona lima untuk pengerasan. Sekarang kami kerjakan dan ini lagi pengerasan saja. Setelah pengerasan akan diisi dengan pengaspalan," tambah Widi.
Baca juga: Kisruh Formula E DKI Jakarta, Gerakan Satu Padu Didemo KPK: Tangkap Tuyul-tuyul Habiskan Uang Rakyat
Baca juga: Lintasan Formula E Lebih Pendek Dibanding Moto GP, JakPro Yakin Pembangunan Sirkuit Tepat Waktu
Ia juga mengungkapkan bahwa secara bertahap, JakPro akan membeberkan perkembangan pembangunan sirkuit itu satu minggu tiga kali.
Bahkan, pengerjaan lintasan Formula E Jakarta itu, kata Widi, akan terus dimonitor oleh tim dari Formula E Operation (FEO).
"Kami mengadakan 'meeting' terus secara 'online' dan mereka akan datang lagi supervisi secara langsung. Di sisi lain aspek bisnis juga sudah siapkan namun akan kami sampaikan pada waktunya," jelas Widi.
Widi juga menyebut untuk mengejar target tersebut, pihak kontraktor mengerahkan lebih dari 400 pekerja konstruksi yang dibagi dalam tiga interval waktu kerja siang dan malam.
BERITA VIDEO : WAGUB DKI MINTA PUSAT DUKUNG JUGA FORMULA E
"Hujan pun tetap bekerja, jumlah (pekerja) lebih 300-400 orang pekerja, terus ditingkatkan. Ada lima zona (pekerjaan) dengan total luasnya 3,34 hektare," pungkasnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Pembangunan Sirkuit Formula E Jaya Konstruksi Ari Wibowo mengatakan bahwa progres pembangunan sirkuit Formula E sudah mencapai 28,50 persen.
"Sekarang rencananya kita progres perharinya adalah 19,69 persen. Kita saat ini mencapai 28,50 persen. pekerjaan kita ini panjangnya 2,4 meter dengan jumlah tikungan 18," ucap Ari.
Zona 5 paling sulit dikerjakan
Penanggung Jawab Pembangunan Sirkuit Formula E Jaya Konstruksi Ari Wibowo menyebut pengerjaan di zona 5 sirkuit Formula E dinilai paling sulit.
Diketahui, untuk memudahkan pengerjaan pembangunan sirkuit Formula E, kontraktor telah membaginya dalam 5 zona, yaitu zona 1 sampai 5.
Adapun tiga zona yang relatif baik, kata Ari, yaitu zona 1, zona 2 dan zona 3.
Namun, kata dia, untuk zona 4 tidak memiliki kendala yang cukup sulit, jika dibandingkan dengan zona 5.
Baca juga: Kapan Street Race Kembali Digelar? Dirlantas Polda Metro Jaya: Paling Lambat Awal April
"Kita membagi pekerjaan itu dalam 5 zone,kita tidak mau berpolemik macam-macam tapi yang kemarin paling sulit dan sering dipermasalahkan dimedia adalah zona 5 ini. Zona 5 ini panjangnya 1 kilo 40 meter," jelas Ari di lokasi, Rabu (23/2/2022).
Kendati demikian, Ari menuturkan dari pembangunan difokuskan pada pengerjaan di zona 5 sebesar 40 persen.
"Jadi, 40 persen dari pekerjaan ini ada di zone 5, itu yg paling sulit. Namun ternyata ketika dikerjakan dilapangan ternyata zona empat ini tidak mengalami permasalahan seperti zone 5. Jadi relatif yang agak baik zone 1, 2, 3," papar dia.
BERITA VIDEO : SIRKUIT FORMULA E ANCOL MULAI DIGARAP
Alhasil, guna mendukung ajang mobil bertaraf internasional itu, Ari harus mempersiapkan pondasi yang kuat.
Hal tersebut dikarenakan, di zona 5 lunak harus disiapkan kronstruksi yang baik.
"Kita mempersiapkan lahan ini area ini dengan kuat. Ini yang saya sampaikan di zona 5 yang berdiri diatas tanah yang lunak ini. Ini yang menjadi paling bermasalah karena itu kita menyiapkan sebuah konstruksi untuk mendudukan konstruksi ini dengan baik. Artinya kita siapkan konstruksi di zona 5 ini secara baik dan sudaj kita selesaikan untuk konstruksi bawah," jelas Ari.
Terpisah, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto menyebut khususnya pada zona 5 ini, proses pengerasan tanah.
"Tugas kita sekarang ada ke zona 5 untuk pengerasan yang dulu menjadi isu (tanah lunak), sekarang ini kita kerjakan dan ini lagi pengerasan saja ya. Setelah pengerasan akan diisi dengan pengaspalan dan lain-lain. kami optimis akhir Maret, awal April kita dapat menyelesaikan seluruh trek ini. InsyaAllah dengan kualitas yang tepat dan lain-lain," papar Widi.
Pantauan Wartakotalive.com, truk-truk pengangkut bahan material untuk pembangunan proyek silih berganti memasuki kawasan pembangunan.
Para pekerja dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) juga terlihat sibuk mengerjakan pembangunan sirkuit Formula E.
Nampak pula, alat-alat berat seperti ekskavator sedang mengeruk tanah dan meratakan tanah.
Papah besi berwarna kuning bertuliskan "Hati-hati Mobilitas Alat Berat" terlihat di tengah-tengah area pembangunan
(Sumber : Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti/m27)