Covid19

Asyik, Pertandingan Olahraga Sudah Boleh Disaksikan Langsung di Stadion

Kegiatan olahraga sudah boleh disaksikan langsung oleh penonton di masa transisi endemi Covid-19.

Penulis: AC Pinkan Ulaan | Editor: AC Pinkan Ulaan
TribunBekasi.com
Pencinta sepak bola Indonesia sudah boleh hadir kembali ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya, setelah Pemerintah memutuskan Indonesia masuk ke masa transisi endemi Covid-19. Keterangan foto: (ilustrasi) PCB Persipasi raih kemenangan dengan skor 6-0 atas Bintang Timur di laga kedua Kompetisi Liga 3 Sepak Bola Indonesia di Stadion Patriot Chandrabaga, Rabu (8/12/2021) sore. Pertandingan dilangsungkan tanpa penonton karena situasi pandemi Covid-19. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --  Pemerintah Republik Indonesia telah memulai tahap transisi menuju endemi Covid-19.

Seperti diumumkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers virtual, Pemerintah telah meniadakan syarat hasil negatif tes Covid-19 bagi pelaku perjalanan domestik. 

Selain itu, selama masa transisi menuju endemi, sambung Luhut, Pemerintah telah mengizinkan penonton hadir kembali di seluruh kompetisi olahraga .

Namun ada syarat yang harus dipenuhi, yakni sudah vaksinasi booster dan wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk check in.

Jumlah penonton disesuaikan dengan level PPKM di daerah tempat kompetisi olahraga itu diselenggarakan:

- Level 4 hanya boleh 25 persen dari kapasitas stadion atau gelanggang.

- Level 3 hanya 50 persen dari kapasitas stadion atau gelanggang.

- Level 2 boleh 75 persen dari kapasitas stadion atau gelanggang.

- Level 1 penyelenggaran boleh memasukkan penonton sebanyak 100 persen dari kapasitas stadion atau gelanggang.

"Perlu kami tegaskan bahwa semua kebijakan dalam proses transisi yang akan kita lalui bersama bukan karena terburu-buru. Kami harus sudah siap untuk menuju satu proses transisi secara bertahap, dengan menerapkan kebijakan berdasarkan data yang ada," katanya sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Luhut juga menyatakan bahwa Pemerintah mengharapkan dukungan dari masyarakat, dan edukasi mumpuni dari pemerintah daerah agar hidup berdampingan dengan Covid-19 nantinya bukan hanya slogan.

Perkembangan penanganan Covid-19

Sementara itu, sebagaimana dilansir laman Kementerian Kesehatan, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono menyampaikan pertimbangan pihaknya memulai masa transisi ini.

Sejak akhir Februari lalu, jumlah kasus konfirmasi positif ovid-19 dan positivity rate di kota-kota besar yang padat penduduknya terus mengalami penurunan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved