Perang Rusia Ukraina

Keputusan Mengejutkan Robert Lewandowski, Putuskan Kontrak dengan Huawei karena Alasan ini

Robert Lewandowski tak mau menjadi duta Huawei, setelah membaca perusahaan itu membantu Vladimir Putin.

Penulis: AC Pinkan Ulaan | Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram Robert Lewandowski
Robert Lewandowski memutuskan kontrak marketing dengan Huawei, setelah membaca bahwa ahli TI Huawei memberikan bantuan melindungi jaringan internet Rusia dari serangan hacker. Keterangan foto: Robert Lewandowski saat masih rukun dengan Huawei, mengunggah foto dirinya menggunakan ponsel Huawei P50Pro di Instagram. 

TRIBUNBEKASI.COM -- Secara mengejutkan Robert Lewandowski tiba-tiba memutuskan kontrak dengan Huawei, Senin (7/3).

Sebagaimana dilansir harian Polandia, Fakt, alasan striker Bayern Muenchen itu cukup patriotik, yakni karena bagian teknologi informasi perusahaan teknologi informasi komunikasi (ICT) asal Tiongkok itu membantu Vladimir Putin.

Secara tegas Lewandowski mengutuk aksi agresi Rusia ke Ukraina, dan dia tak mau berkaitan dengan pihak yang mendukung Presiden Rusia, Vladimir Putin yang memulai perang ini.

Keputusan Lewandowski ini disampaikan oleh manajernya, Tomasz Zawiślak, lewat pengumuman ketika diwawancara reporter sport Fakt.

"Saya ingin menginformasikan kepada kalian bahwa kami telah membuat keputusan hari ini, yakni memutuskan kerja sama marketing antara Robert Lewandowski dengan merek Huawei. Maka implementasi dari semua layanan promosi kami hentikan," kata Zawiślak.

Disebutkan oleh Fakt, keputusan pesepak bola berusia 33 tahun ini berdasarkan artikel di harian Inggris Daily Mail, yang menyatakan bahwa para ahli TI di Huawei membantu pemerintahan Putin memasang pertahanan dari serangan hacker.

Untuk informasi, setelah Putin memerintahkan para tentaranya menyerbu Ukraina, banyak ancaman datang dari para hacker di dunia yang menyatakan akan membajak internet Kremlin secara khusus, dan Rusia secara umum.

Disebutkan oleh Daily Mail dalam artikelnya, para ahli TI itu tidak bertindak secara pribadi melainkan atas nama perusahaan, dalam hal ini Huawei.

Sebab disebutkan bahwa Huawei akan memberi sokongan infrastruktur untuk melindungi internet Rusia.

Hanya saja, pihak Huawei membantah berita Daily Mail itu, dan menyebut artikel itu palsu dan isi artikel itu tidak benar. Hal ini disampaikan oleh manajer Huawei cabang Polandia.

Sebagai informasi, Lewandowski dan Huawei mulai bekerja sama sejak November 2015.

Kapten Tomnas Polandia itu menjadi duta Huawei untuk wilayah Polandia, negara-negara Baltik, Ceska dan Slovakia.

Sementara, negara Lewandowski, Polandia, bertetangga dengan Ukraina. Saat ini Polandia menampung ribuan pengungsi dari Ukraina. Kebanyakan perempuan dan anak-anak.

 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved