Berita Daerah

Kisah Desi Jualan Es dan Opak Sambil Sekolah, Ayah Meninggal karena Covid-19 dan Belum Dapat Bantuan

Desi, seorang pelajar sekolah dasar (SD) bersekolah sambil jualan es dan opak yang hingga kini belum dapat bantuan dari pemerintah.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Desi, seorang pelajar sekolah dasar (SD) yang tinggal di RW 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang dan bersekolah sambil jualan es dan opak, Rabu (2/3/2022). Ayahnya sekuriti meninggal karena Covid-19 dan ibunya kuli cuci kini melemah. Hingga saat ini Desi belum dapat bantuan dari pemeritah setempat. 

TRIBUNBEKASI.COM - Kontrakan sepetak di RW 09 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang jadi saksi bisu kepiluan Desi anak yang berusia 12 tahun.

Dinding bercat hijau toska itu menjadi saksi bocah yang saat ini duduk di bangku kelas 6 SD menangis lirih.

Orang tuanya meninggal akibat terjangkit Covid-19.

Ayahnya bernama Ahmad Husein (56) meninggalkan Desi untuk selama-lamanya.

Sedangkan ibunya Sudarti (47) kerap kali sakit-sakitan.

Di kontrakan itu Desi hanya tinggal berdua dengan ibunya.

Gadis berparas manis ini pun harus rela mencari uang untuk memenuhi kehidupannya.

Sambil sekolah Desi terpaksa berjualan.

"Iya jualan, ayah sudah tidak ada," ujar Desi tampak sedih saat dijumpai Warta Kota di tempat tinggalnya, Rabu (2/3/2022).

Sang ayah pergi untuk meninggalkan Desi pada medio Juli 2021 silam.

Ayahnya bekerja sebagai petugas sekuriti di sebuah perusahaan swasta.

"Ayah sudah enggak ada, enggak ada yang biayain. Tinggal saya dan ibu," ucapnya terlihat sendu.

Dalam kesehariannya Desi berjualan es dan opak.

Es beserta opak itu dari tetangganya.

Halaman
123
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved