Covid19

Virus Corona Varian Deltacron Mulai Mewabah? Wakil Gubernur DKI Jakarta: Kita Serahkan ke Kemenkes

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria langsung merespon soal virus corona varian deltacron.

Shutterstock/Imilian via Kompas.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria langsung merespon soal virus corona varian deltacron. 

TRIBUNBEKASI.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespon soal virus corona varian deltacron.

Diketahui, deltacron merupakan perpaduan virus corona varian delta dan omicron.

Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi tersebut dan tidak mau mendahului Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Ya itu masih dievaluasi kita masih tunggu ya informasi tersebut. Kita serahkan kepada Kemenkes kami menunggu kami tidak ingin mendahului semua terkait potensi adanya virus deltacron, nunggu info Kemenkes," ucap Ariza, Selasa (15/3/2022).

Orang nomor dua di Ibu Kota ini mengatakan bahws Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

"Pasti kita di jajaran DKI kan harus lebih hati-hati, harus menjadi contoh, jajaran ASN di DKI Jakarta harus menjadi contoh bagi masyarakat," tambah dia.

Sebagai informasi, Para ilmuwan telah menemukan bukti untuk strain atau varian Covid-19 yang menggabungkan varian delta dan omicron untuk pertama kalinya.

Dikutip dari inews.co.uk menyebutkan strain ini diberi nama deltacron, dan telah dikonfirmasi secara resmi sebagai varian.

Inilah semua yang perlu Anda ketahui tentang deltacron.

Sementara apa yang disebut varian deltacron telah dicurigai di sejumlah negara.

Ahli virologi di L'Institut Pasteur di Paris menyerahkan urutan genomik lengkapnya pada hari Selasa lalu ke database covid internasional GISAID, yang berarti telah secara resmi dikonfirmasi sebagai varian.

Kasus deltacron telah ditemukan di Soissons, Prancis utara, dan lebih banyak lagi yang dicurigai di Denmark dan Belanda.

Menurut analisis kode genetik, deltacron 'tulang punggungnya' berasal dari varian delta sedangkan lonjakannya atau bagian dari virus yang menempel pada sel manusia, berasal dari omicron.

Virus rekombinan atau kombinasi dua dna ini muncul ketika seorang pasien terinfeksi dengan dua varian pada saat yang sama, dan kombinasi terjadi ketika sel-selnya bereplikasi bersama.

Maria van Kerkhove, pimpinan teknis Covid untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, rekombinan diharapkan, terutama dengan sirkulasi omicron dan delta yang intens dan bahwa timnya melacak dan mendiskusikan variannya.

(Wartakotalive.com/M27)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved