Berita Kriminal

Marak Penipuan Catut Nama Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Kapolres Imbau Masyarakat Jangan Percaya

Polres Karawang tengah melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku penipuan yang mencatut nama bupati, wakil bupati hingga sekretaris daerah (sekda)

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Ilustrasi kasus penipuan --- Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono minta masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan mencatut nama Bupati dan Wakil Bupati. Masyarakat diminta tidak mudah percaya, apalagi sampai diminta untuk mengirimkan uang. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG ---- Polres Karawang tengah melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku penipuan yang mencatut nama bupati, wakil bupati hingga sekretaris daerah (sekda) Karawang.

Pencatut nama itu meminta sejumlah uang dengan sejumlah modus, salah satunya tawarkan bantuan ke pengurus masjid.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan kasus dugaan penipuan mengatasnamakan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Karawang,” kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono pada Kamis (17/3/2022).

Aldi minta masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan tersebut. Masyarakat diminta tidak mudah percaya, apalagi sampai diminta untuk mengirimkan uang.

Baca juga: WASPADA! Penipuan Mengaku Wakil Bupati dan Sekda Karawang, Modus Tawarkan Bantuan ke Pengurus Ponpes

Baca juga: Nia Daniaty Bakal Diminta Jadi Saksi Kasus Penipuan CPNS oleh Olivia Nathania

"Diimbau juga masyarakat waspada dan hati-hati, jangan mudah percaya," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, akhir-akhir ini sering kali muncul penipuan mengaku Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Wakil Bupati Aep Syaepuloh dan Sekretaris Daerah Karawang, Acep Jamhuri.

Pelaku tersebut menggunakan foto Cellica, Aep Syaepuloh dan Acep Jamhuri.

Modusnya, awalnya pelaku mengirimkan bukti transfer bantuan dari Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) maupun Sekda Karawang kepada calon korbannya.

BERITA VIDEO : TAK ADA SAKSI , SIDANG OLIVIA NATHANIA DILANJUTKAN

Setelah itu menyebut bahwa jumlah transfer yang dilakukan tersebut, lebih dari nominal yang seharusnya dikirimkan.

Pengurus masjid di Karawang, Jawa Barat menjadi korban penipuan yang mencatut nama Bupati dan Wakil Bupati Karawang.

Korban pengurus masjid tertipu hingga belasan juta.

Ustaz Dais, pengurus Masjid Jami Al-Barokah, Desa Curug, Kecamatan Klari menjelaskan, pelaku atas nama Agus Saputra mengirimkan bukti transfer sebesar Rp15 Juta, yang semestinya senilai Rp 8 Juta rupiah dari Cellica palsu itu.

Selanjutnya pelaku menyuruh korban untuk mengirim kembali kelebihan transferan sebesar Rp 7 Juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved