Mensos ke Papua

Operasional Bus Sekolah Terhenti, Harisona, Remaja Papua Ini Rela Tempuh 2 Jam Perjalanan ke Sekolah

Ibu-ibu di Sarmi juga berharap ada akses yang mudah untuk anak-anak bersekolah di kota. Selama ini, akses Apawer ke Sarmi dirasa sulit

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy

TRIBUNBEKASI.COM --- Setiap hari, remaja Apawer, Sarmi, Papua, Harisona harus menempuh dua jam perjalanan menuju sekolah.

Pemuda Papua itu salah satu remaja yang sempat meminta sepeda motor ke Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam kunjungan Mensos Selasa (22/3/2022).

Harisona mengatakan bahwa ia ingin motor agar bisa ke sekolah di kota.

Ditanyai terpisah, Harisona mengaku mengenyam pendidikan sekolah di Kota Sarmi.

Sebenarnya kata Harisona, ada SMK di Apawer.

Baca juga: Kisah Desi Jualan Es dan Opak Sambil Sekolah, Ayah Meninggal karena Covid-19 dan Belum Dapat Bantuan

Baca juga: Kondisi Rusak Parah dan Ambruk Atapnya, Perbaikan Gedung SMPN 1 Cabangbungin Dipercepat Tahun Ini

Namun, sebagian besar remaja di Apawer juga bersekolah di kota Sarmi.

"Di sini ada SMA tapi hanya satu. Jadi sebagian sekolah di kota," ujar Harisona.

Sebelumnya, ada bus sekolah yang diberikan pemerintah untuk memfasilitasi anak-anak Apawer yang bersekolah di kota.

Belakangan ini, opersional bus berhenti lantaran warga tidak sanggup membiayai BBM bus.

Setiap harinya, Harisona harus menempuh dua jam perjalanan ke Kota Sarmi.

BERITA VIDEO : HARISONA MINTA SEPEDA MOTOR UNTUK KE SEKOLAH

"Saya menumpang dengan mobil. Biasa berangkat jam 06.00 WIT sampai pukul 08.00 WIT," ujar Harisona diwawancarai.

Ibu-ibu di Sarmi juga berharap ada akses yang mudah untuk anak-anak bersekolah di kota.

Selama ini, akses Apawer ke Sarmi dirasa sulit dengan jalan yang rusak.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved