Berita Nasional

Semangat Belajar Anak Papua Tinggi, Dorong Risma Bangun Community Center

Community center adalah sebuah bangunan yang terdiri atas ruang belajar dan perpustakaan. Terdapat pula akses internet, televisi dan alat elektronik.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Desy Selviany
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini berbincang dengan anak-anak Apawer, Sarmi, Papua, Selasa (22/3/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Menteri Sosial Tri Rismaharini berencana membuat community center usai melihat semangat belajar anak-anak yang tinggi di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

Mensos Risma mengatakan hal tersebut usai berkunjung ke Apawer, Kabupaten Sarmi, Papua pada Selasa (22/3/2022).

Saat kunjungan itu, Mensos Risma mempersilakan para mama dan anak-anak meminta sebuah permintaan kepadanya.

Mayoritas mama dan anak meminta sesuatu hal yang berkaitan dengan pendidikan. Misalnya saja mereka ingin listrik 24 jam agar anak-anak bisa belajar dengan tenang.

Para mama juga ingin fasilitas akses ke sekolahan agar anak tidak jauh menjangkau pendidikan.

Baca juga: Mensos Risma Salurkan Bantuan Senilai Rp2,9 Miliar bagi Warga Dua Kabupaten di Papua

Maka dari itu, Risma berencana membuat community center.

"Jadi di spot-spot komunitas (perkampungan warga) kita akan buatkan community center agar anak-anak bisa belajar di situ, bisa gunakan perangkat elektronik," tutur Mensos Risma.

Community center adalah sebuah bangunan yang terdiri atas ruang belajar dan perpustakaan. Terdapat pula akses internet, televisi dan alat-alat elektronik lainnya.

Nantinya community center itu akan dibangun di halaman gereja di tiap kampung sepanjang jalan antara Sarmi dan Mambramo Raya.

"Kita gunakan gereja karena lahannya rata-rata tidak bermasalah, jadi lebih cepat prosesnya. Kalau tanah ulayat kan harus disetujui oleh marga pemiliknya dulu," ujarnya.

Baca juga: Menteri Sosial Kaget Banyak Tanaman Mahal Tumbuh Subur di Sarmi Papua, Risma: Pohon Lea Rp 10 Juta

Baca juga: Apresiasi Anggota PPSU Penyandang Tunarungu-Tunawicara, Mensos Risma: Harus Ada Rasa Percaya Diri

Pihak PLN juga akan dilibatkan agar community center itu bisa memiliki listrik 24 jam.

Mensos Risma juga akan berkoordinasi dengan Telkom untuk memastikan akses internet untuk community center itu.

Diharapkan, dengan adanya community center maka pendidikan anak-anak bisa terjangkau di luar sekolah formal.

Dia menambahkan, rencana pembangunan community center ini juga akan terus dibicarakan dengan pihak gereja. 

"Kita harus pastikan keberlanjutannya, bisa dijaga. Jangan kita bangun, lalu selesai (tidak digunakan)," imbuhnya. 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved