Berita Bekasi

Kosmetik dan Obat Kuat Ilegal, Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Imbau Warga Tetap Waspada Saat Membeli

Marak yang ilegal, Kepala Kejari Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada ketika membeli kosmetik dan obat kuat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com
Marak yang ilegal, Kepala Kejari Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada ketika membeli kosmetik dan obat kuat. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada ketika membeli kosmetik dan obat kuat.

Hal itu dikatakannya seusai acara pemusnahan barang bukti sitaan penanganan perkara Januari-Desember 2021 di Halaman Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (24/3/2022).

"Kami harap masyarakat lebih memperhatikan dalam pembelian kosmetik," katanya Ricky Setiawan Anas di lokasi.

Pasalnya, cukup banyak kosmetik, jamu dan obat kuat yang hari ini dimusnahkan lantaran tidak memiliki izin edar dari BPOM maupun Kementerian Kesehatan.

Dari 393 perkara, satu perkara di antaranya merupakan barang sitaan jamu atau obat kuat ilegal sebanyak 1.600 dus dan satu perkara kosmetik sebanyak 1.000 pot.

"Kami bertindak sebagai penuntut umum dalam perkara pidana umum, jadi barbuk yang kami musnahkan masuk dalam pidana umum."

"Peran kami adalah setelah menerima berkas dari penyidik kami meneliti apakah berkas perkara itu lengkap atau tidak apabila sudah lengkap kami siap untuk melaksanakan sidang," ungkapnya.

Meski kewenangannya terbatas dalam peredaran kosmetik dan jamu ilegal, namun pihaknya tetap akan lakukan pemantauan bekerjasama dengan kepolisian dan Pemerintah kabupaten Bekasi.

"Memang ada kami suatu saat kami akan mengontrol dan memperhatikan, misalnya ada izin BPOM atau izin dari Kemenkes," ujarnya.

(TribunBekasi.com/ABS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved