Berita Bekasi

Bulan Depan Kota Bekasi Kembali Gelar PTM 100 Persen

Pelaksanaan PTM 100 persen ini nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah. 

TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN — Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali akan memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen pada bulan depan. Nantinya PTM 100 persen akan dibagi menjadi dua shift.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan pemberlakuan PTM 100 persen ini menyusul angka kasus Covid-19 di Kota Bekasi mulai landai, serta beberapa kelonggaran yang mulai diterapkan oleh Pemerintah.

"Jadi nanti itu 100 persen ini dibagi menjadi dua shift. Shift pagi dan siang dan tetap menjaga jarak. Jadi tidak sekaligus masuk, tapi ada dua shift," kata Inayatullah dikonfirmasi, Jumat (25/3/2022).

Menurut Inayatullah pelaksanaan PTM 100 persen ini nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Sebab, pihak sekolah memahami betul terkait Kondisi anak didiknya dan lingkungan sekolah.

"Jadi kita hanya regulasinya saja. Yang penting mereka bisa belajar. Nanti teknis pembagian sekolah yang menentukan, mau 2 shift, 3 Shift tapi tetap dalam satu kelas harus dikurangi tapi tetap masuk semuanya," katanya.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Belum Juga Terapkan PTM 100 Persen, Apa Alasannya?

Baca juga: Sekolah Diizinkan Gelar PTM 100 Persen Jika Jumlah Siswa Tak Lebih dari 200

Baca juga: Nihil Kasus Covid-19 Selama PTM 50 Persen di Kabupaten Bekasi, Ancang-ancang PTM 100 Persen

Meskipun secara resmi PTM 100 persen baru akan dilaksanakan pada 4 April 2022 mendatangi, namun kata Inayatullah, saat ini sudah ada 31 sekolah yang telah menerapkan PTM 100 persen.

Hanya saja, PTM 100 persen itu baru digelar di sekolah yang jumlah siswanya kurang dari 200 siswa.

"Sekarang ini sudah mulai ada yang 100 persen, sesuai juknis SKB 4 Menteri, tapi itu masih dibawah 200, tapi yang diatas 200 itu masih hybrit. Jadi kita sudah melakukan PTM 100 persen baru 31 sekaloh," ujarnya.

Meskipun nanti pelaksanaan PTM 100 persen secara bertahap dibuka dengan sistem shift, tak menutup kemungkinan PTM 100 persen akan diberlakukan secara penuh tanpa adanya pembagian shift. Untuk itu secara bertahap Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan melakukan evaluasi secara berkala.

"Ya pasti. Jadi evaluasi itu ada harian. Nanti pengawas akan bergabung dengan SKPD yang lain. Jadi 14 hari sekali gitu dilaporkan. Maka dari itu kita berharap semua masyarakat untuk mengimbau dan pengawasi putra putri nya, sehingga ketika itu terlaksana insyaallah Covid-19 bisa dikendalikan," ucapnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved