Vaksinasi Covid19

Giliran Banyak Peminatnya, Stok Vaksin Covid-19 Booster di Kota Bekasi Malah Terbatas, Kok Bisa?

Stok vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster di Kota Bekasi saat ini terbatas di tengah lonjakan peminat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
Imuneclinicas/Istimewa
Ilustrasi: Stok vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster di Kota Bekasi saat ini terbatas di tengah lonjakan peminat. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN - Vaksin Covid-19 dosis ketiga jadi syarat bagi pemudik Lebaran Idul Fitri.

Hal ini, membuat masyarakat berbondong-bondong datangi gerai-gerai vaksin Covid-19, yang ada di wilayahnya.

Termasuk juga di sejumlah gerai vaksinasi Covid-19 booster Kota Bekasi.

Staf Khusus Wali Kota Bidang Kesehatan, Sudirman mengatakan ada kenaikan minat masyarakat untuk menjalani vaksin dosis ketiga itu.

"Saya pikir begitu ya, masyarakat di beberapa diskusi kita ya itu, masyarakat itu membeludak karena euforia untuk mudik ini sudah 2 tahun enggak mudik ya,"

"Dipersyaratkan seperti itu walau secara resmi kita belum tahu ya edarannya" kata Sudirman, Senin (28/3/2022).

Kata Sudirman, sejak pemerintah menyampaikan memberikan kelonggaran masyarakat untuk mudik tahun ini.

Walaupun dengan syarat wajib booster, beberapa akhir pekan ini terjadi kenaikan animo masyarakat yang datang di gerai vaksin booster salah satunya di Stadion Patriot Candrabhaga.

"Kalau kita hitung peningkatan persentase di kami aja ya, di GOR itu kan rata-rata sekitar 400-500, mungkin kalau ada kenaikan jadi 700 itu ya sekitar 20-50 persen lah," katanya.

Meningkatnya minat masyarakat untuk jalani vaksin booster ini pun diungkapkan oleh Sudirman, juga berdampak ketersediaan jumlah vaksin booster yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bekasi saat ini.

Bahkan beberapa gerai vaksin seperti di GOR Bekasi pun kini tak melayani vaksin booster.

"Tapi di tempat-tempat lain seperti di Puskesmas banyak yang buka, dominan masih buka dan melayani booster,"

"Walaupun ini memang jumlah vaksin yang tersedia itu sangat-sangat terbatas," katanya.

Bahkan dari 48 Puskesmas di Kota Bekasi, ujar Sudirman, beberapa diantaranya pun sudah menghentikan layanan booster karena terbatasnya vaksin booster untuk masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved