Berita Jakarta
Dinkes DKI Jakarta Catat Penambahan Kasus Covid-19 Sebanyak 742
Warga masyarakat diminta mewaspadai penularan varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat sejak Senin (28/3/2022) hingga Selasa (29/3/2022), kasus Covid-19 bertambah sebanyak 742.
Hal itu diungkapkan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia.
"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta," ucap Dwi melalui keterangan tertulisnya, yang dikutip Rabu (30/3/2022).
Anak buah Anies Baswedan ini juga menyebut kasus aktif di Jakarta per Selasa (29/3) menurun sebanyak 160 sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 7.057.
Diketahui, kasus aktif adalah orang yang sedang menjalani perawatan Covid-19 baik di rumah sakit dan isolasi mandiri ataupun terpusat.
Baca juga: BPBD DKI Sebut Jakarta Telah Lewati Titik Puncak Covid-19 Varian Omicron
Baca juga: PPNI Sebut 160 Perawat Positif Covid-19 Sejak Kasus Omicron, Mayoritas Gejala Ringan
Sedangkan, dari jumlah kasus positif, sebanyak 1.213.901 dinyatakan sembuh dari Covid-19 serta sebanyak 15.148 orang dinyatakan meninggal dunia.
Lalu, untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 6,2 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,9 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Ilustrasi-Omicron-2.jpg)