Vaksinasi Covid19

Bersama Relawan Siap Bergerak, Polda Metro Jaya Menggelar Vaksinasi Covid-19 Merdeka Booster

Polda Metro Jaya bersama tim relawan 'Siap Bergerak' menggelar vaksinasi merdeka booster untuk warga di DKI Jakarta dan kawasan penyangga.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Polda Metro Jaya bersama tim relawan 'Siap Bergerak' menggelar vaksinasi merdeka booster untuk warga di DKI Jakarta dan kawasan penyangga, Sabtu (2/4/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM - Polda Metro Jaya bersama tim relawan 'Siap Bergerak' menggelar vaksinasi merdeka booster untuk warga di DKI Jakarta dan kawasan penyangga, Sabtu (2/4/2022).

Kegiatan ini berlangsung untuk mempercepat herd immunity warga khususnya yang melaksanakan ibadah puasa dan Salat Tarawih.

Karena pastinya warga ingin terbebas dari virus corona selama menjalankan salah berjamaah di Masjid.

Kepala Posko Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya, Kompol Supriyanto mengatakan, satu Minggu sebelum puasa Ramadan, pihaknya sudah memvaksin 50.129 jiwa.

Jumlah tersebut sudah melampaui target yang sudah ditentukan dari pimpinan Polda Metro Jaya.

"Dengan metode vaksinasi yang bergerak dari satu titik ke titik lain, yang memang menjadi pusat-pusat kegiatan dan ekonomi warga maka kami bisa melampaui target," kata polisi berpangkat melati satu.

Supriyanto melanjutkan, relawan Siap Bergerak ini berada di bawah naungan Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka (YSVM).

Menurutnya, dengan berkolaborasi ini maka menumbuhkan program vaksinasi yang efisien dan efektif karena persuntikan vaksin hanya butuh biaya Rp 11.877.

Padahal selama ini persuntikan vaksin bisa dihargai Rp 170.000 sampai Rp 500.000.

"Keunggulan ini dapat terjadi di setiap pelaksanaan Vaksimasi Merdeka, karena kemampuan menggabungkan kepemimpinan aparat polisi dengan kerelawanan individu serta kedermawanan warga mampu," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka (YSVM) Devie Rahmawati melanjutkan, kokaborasi ini sudan berjalan sejak awal warga mulai disuntikan.

Dari kolaborasi ini pada tahap pertama dan kedua DKI Jakarta bisa mencapai perolehan vaksinasi sebesar 107 persen

Selanjutnya, Kawasan Aglomerasi atau daerah penyanggah itu pihaknya mencapai vaksinasi di atas 70 persen.

"Tim relawan ini kami rekrut selama dua hari, ada sekira 12 ribu relawan yang daftar, tapi kami ambil menjadi relawan hanya 195 orang saja," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved