Berita Kriminal

Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Pemuda, Polsek Bojong Gede Dapat Hadiah Motor dari Kapolda Metro

Fadil mengatakan, “Polda Metro Jaya memiliki program "Ada Polisi" yang bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran yang akhir-akhir ini marak

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Warta Kota
Berhasil gagalkan aksi pemuda yang hendak tawuran saat sahur di Bulan Ramadan, Tim Patroli Perintis Presisi Polsek Bojong Gede, Polres Metro Depok dapat motor dari Kapolda Metro Jaya. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Berhasil gagalkan aksi pemuda yang hendak tawuran saat sahur di Bulan Ramadan, Tim Patroli Perintis Presisi Polsek Bojong Gede, Polres Metro Depok dapat motor dari Kapolda Metro Jaya.

Aksi penggagalan itu kemudian mendapat apresiasi dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran.

Menurut Fadil, hal itu merupakan kemajuan dalam melakukan langkah-langkah kepolisian mencegah terjadinya tawuran.

Menurutnya hal tersebut juga patut diberi apresiasi.

Baca juga: Niat Beli Mi Goreng Tengah Malam Remaja Jadi Korban Tawuran, Ditemukan Ayahnya Tergeletak di Jalanan

Baca juga: Pemkot Bekasi Bakal Aktif Memantau Media Sosial yang Digunakan Remaja untuk Janjian Tawuran

"Dengan ini saya serahkan satu unit kendaraan bermotor yang akan memperkuat patroli, mudah-mudahan bisa memberikan motivasi," kata Fadil seperti termuat dalam keterangan tertulis Rabu (6/4/2022).

Fadil mengatakan, “Polda Metro Jaya memiliki program "Ada Polisi" yang bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran yang akhir-akhir ini marak dilakukan kelompok remaja.

Pihak kepolisian mendatakan kelompok-kelompok yang kerap tawuran untuk dimasukkan ke database.

Setelah pengamanan, polisi juga mendatangi keluarga pelaku untuk dicari tahu penyebab anak memilih jalan kekerasan di jalanan.

BERITA VIDEO : INGIN TAWURAN NIAT PELAKU BEGAL SADIS PEMBACOK WANITA DI BEKASI

Fadil mengklaim, dari database yang terkombinasi dengan program Ada Polisi dan program Patroli Perintis Presisi membuahkan hasil dengan berhasil mencegah tawuran di Bojong Gede.

"Kalau kemarin menunggu ada tawuran baru kita turun, sekarang tidak. Kita datangi, kita edukasi lalu kita sambangi setiap malam," ujarnya.

Diharapkan kata Fadil, hal ini akan menginspirasi kecamatan-kecamatan lain yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Selain itu kelurahan atau desa lain yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya juga bisa mencontoh soliditas antara aparatur pemerintah dan masyarakat Bojong Gede.

(Sumber : Warta Kota/Desy Selviany/Des)

 
 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved