Berita Bekasi

Kehabisan Stok Vaksin, Para Petugas Puskesmas Geruduk Kantor UPTD Farmasi Kabupaten Bekasi

"Sudah berjalan, setiap hari kami menerima permintaan vaksin booster ini dari puskesmas-puskesmas yang kehabisan stok vaksin," katanya.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Imuneclinicas/Istimewa
Foto Ilustrasi Vaksin --- Setelah persediaan vaksin booster atau dosis ketiga sempat menipis, kini Pemkab Bekasi kembali menerima alokasi vaksin tambahan dari Kementerian Kesehatan RI melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Setelah persediaan vaksin booster atau dosis ketiga sempat menipis, kini Pemkab Bekasi kembali menerima alokasi vaksin tambahan dari Kementerian Kesehatan RI melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Sudah kami terima kemarin Senin untuk vaksin penguat, jumlah totalnya ada 164.000 dosis," kata Kepala UPTD Farmasi Kabupaten Bekasi Bayu Biharussyfa saat dikonfirmasi, Rabu (6/4/2022).

Dia menjelaskan tambahan alokasi vaksin penguat yang didapat berasal dari dua merek dagang, yakni AstraZeneca sebanyak 150.000 dosis serta 14.000 dosis vaksin merek Moderna.

Baca juga: Antusias Masyarakat Tinggi, Polsek Tambun Berencana Gelar Kembali Vaksinasi Booster Malam Hari

Baca juga: Mulai Besok Selama Ramadan, Stadion Patriot Kembali Buka Gerai Vaksin, Simak Syarat dan Jadwalnya

Bayu mengatakan pihaknya akan segera mendistribusikan vaksin tersebut setelah diterima ke sejumlah fasilitas kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Tenaga kesehatan puskesmas sejak kemarin mendatangi kantornya untuk mengambil alokasi vaksin yang diminta.

"Sudah berjalan, setiap hari kami menerima permintaan vaksin booster ini dari puskesmas-puskesmas yang kehabisan stok vaksin," katanya.

BERITA VIDEO : ADA VAKSINASI BOOSTER DI SATLANTAS POLRESTRO BEKASI

Hingga Selasa kemarin, stok vaksin booster kedua merek dagang tersebut di gudang farmasi hanya menyisakan 10.640 dosis Moderna dengan masa kedaluwarsa 26 April 2022 sedangkan merek AstraZeneca sudah habis didistribusikan.

Selain dua merek di atas, kata dia, UPTD Farmasi Kabupaten Bekasi juga masih memiliki simpanan vaksin Covid-19 merek Sinovac sebanyak 31.760 dosis.

Kemudian 146.920 dosis Conecavac (Astra) dengan masa kadaluarsa hingga 18 April 2022, serta vaksin merek Covovac sebanyak 39.620 dosis berkedaluwarsa 30 April 2022.

"Selain AstraZeneca, vaksin merek Sinopharm dan Pfizer di kami juga sudah kehabisan stok," ucapnya. 
 
  
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved