Mudik Lebaran

GT Cileunyi Titik Kemacetan Klasik di Jawa Barat Tiap Mudik Lebaran, Dishub Jabar Siapkan Solusinya

Dinas Perhubungan Jawa Barat telah memetakan tempat-tempat rawan kemacetan pada musim mudik Lebaran 2022.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Pexel.com/Zeeshaan Shabbir
Dinas Perhubungan Jawa Barat telah memetakan tempat-tempat rawan kemacetan pada musim mudik Lebaran 2022. 

TRIBUNBEKASI.COM -- Kemacetan lalu lintas sudah pasti akan terjadi di masa mudik Lebaran, akibat volume kendaraan meningkat drastis pada satu masa tertentu.

Maka yang dilakukan aparat terkait dalam mengatasi kemacetan ini adalah mengatasi hambatan-hambatan untuk mengurangi keparahan kemacetan yang akan terjadi.

Setidaknya panjang antrean kendaraan bisa dikurangi, serta durasi kendaraan melintasi titik macet itu bisa dipersingkat. 

Sebagaimana dilansir Tribun Jabar, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat telah mendeteksi sejumlah potensi hambatan perjalanan di jalur selatan kawasan Priangan Timur, yang biasa dijadikan jalur utama mudik Lebaran.

Titik kemacetan klasik

Kepala Dishub Jabar, A Koswara Hanafi, mengatakan bahwa pihaknya bersama Polda Jabar dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah lX Jabar, meninjau jalur yang diprediksi ramai dilalui pemudik.

Beberapa titik kemacetan di jalur mudik di Jawa Barat itu antara lain di daerah Cileunyi, Nagreg, Malangbong, dan Gentong.

Menurut Koswara, jumlah kendaran pemudik tahun ini diperkirakan melonjak tinggi setelah 2 tahun tak boleh mudik karena pandemi Covid-19.

"Berdasarkan hasil survei kedua Balitbanghub, diprediksi terjadi kenaikan jumlah pemudik hingga 167 persen dibandingkan tahun 2021, dengan perkiraan 79,4 juta orang akan mudik Lebaran tahun 2022," katanya di Bandung, Rabu (6/4).

Untuk itu, dibutuhkan strategi penanganan yang komprehensif dengan optimalisasi kolaborasi dan koordinasi.

“Untuk mengantisipasi ini semua kami melakukan koordinasi dengan Polda Jabar, BPTD dan Dinas Perhubungan kabupaten kota agar dapat berperan aktif melancarkan arus lalu lintas untuk para pemudik,” ucap Koswara.

GT Cileunyi

Dari peninjauan ke beberapa titik kemacetan klasik di jalur mudik Jawa Barat itu disimpulkan beberapa sumber utama kemacetan, yakni penyempitan jalan (bottle neck), aktivitas pasar tumpah, dan persilangan jalan (crossing).

"Titik-titik krusial di lokasi yang rawan kemacetan itu dibahas secara lengkap. Kemudian jalur alternatif yang berbahaya kami akan informasikan ke masyarakat, supaya diketahui dan diatur di lapangannya. Keselamatan buat pemudik lah intinya," ujar Koswara.

Halaman
12
Sumber: TribunJabar.id
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved