Ramai Wacana Penundaan Pemilu Hingga Presiden Jokowi Tiga Periode, Sekjen PBB: Jangan Membuat Gaduh!

Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor tanggapi ramainya wacana penundaan pemilu hingga wacana presiden tiga periode

Editor: Panji Baskhara
TribunSolo.com/AdiSurya/Youtube Sekretariat Presiden
Foto Kolase: Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNBEKASI.COM - Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor tanggapi ramainya wacana penundaan pemilu hingga wacana presiden tiga periode.

Diketahui, wacana-wacana tersebut dilontarkan beberapa menteri hingga ketua umum partai koalisi.

Menurutnya, hal itu tidak sepatutnya dilakukan karena bisa dimungkinkan bisa memperkeruh suasana.

Saat ini pemerintah, kata Afriansyah, sedang fokus dalam meningkatkan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.

Seharusnya, kata dia, para pembantu presiden jangan menambah kacau stabilitas politik.

"Dalam konstitusi, pemilu diadakan setiap 5 tahun sekali, dan jabatan presiden hanya 2 periode. Ini yang harus kita taati,"

"Jangan membuat gaduh dengan melempar ‘bola panas’ tentang wacana penundaan pemilu, itu sudah melanggar konstitusi,” tegas pria yang akrab disapa Ferry ini, Minggu (10/4/2022).

Ferry menegaskan, para menteri dan partai pengusung seharusnya bahu-membahu ikut serta berikan solusi yang baik kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Bukan membebani presiden dengan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu. Sekarang ini lagi krisis minyak goreng dan BBM naik"

"Nah, gimana para pembantu presiden ini memberi solusinya, jangan memperkeruh suasana dengan melempar isu penundaan pemilu," ujarnya.

Akibat adanya wacana tersebut, menurutnya, masyarakat maupun netizen di media sosial terbelah menjadi dua kubu.

Katanya, bisa ada yang mendukung dan menolak penundaan pemilu.

"Ini kan kayak mengadu domba rakyat sendiri," ujarnya.

Bahkan, di beberapa wilayah, mahasiswa ikut turun melakukan aksi penolakan penundaan pemilu dan presiden tiga periode.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved