Berita kriminal

Pria Setengah Baya Rudapaksa Remaja 14 Tahun Selama Setahun, Kini Korban Hamil

Selama setahun seorang pria paruh baya memaksa seorang remaja putri melayani nafsunya, sehingga perempuan itu hamil.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Rangga Baskoro
Konferensi Pers Polres Metro Bekasi untuk kasus rudapaksa terhadap perempuan di bawah umur, Selasa (19/4/2022). Kapolres Metro Bekasi, Kombes Gidion Arif Setyawan, menjelaskan perbuatan tersangka. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG -- Polres Metro Bekasi menangkap seorang pria paruh baya yang melakukan rudapaksa terhadap perempuan di bawah umur, sehingga korban mengandung

Pria berusia 47 tahun berinisial SBR itu telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Gidion Arif Setyawan, menjelaskan dalam konferensi pers, SBR menyetubuhi S, korban yang baru berusia 14 tahun, sejak Januari 2021.

"kami telah menetapkan seorang tersangka berinisial SBR atas persetubuhan dengan anak di bawah umur, yang sesungguhnya sudah terjadi sekitar bulan Januari sampai Desember 2021. Kami amankan di rumahnya yang berlokasi di Kota Bekasi" kata Gidion di Mapolres Metro Bekasi, Selasa (19/4/2022).

Dipaksa melayani

Sebelum melakukan perbuatannya itu, SBR kerap mengiming-imingi korban uang sebesar Rp20.000. Setelah uang diberikan, korban pun dipaksa untuk melayani tersangka.

"Diiming-imingi dan ada ancaman setelah melakukan. Ancamannya jangan melaporkan kepada siapapun," kata Gidion.

Meski diketahui menyetubuhi korban sejak setahun lalu, namun SBR mengaku hanya melakukan perbuatan tersebut sebanyak dua kali.

Pengakuan itu berbanding terbalik dengan keterangan S yang mengaku disetubuhi lebih dari dua kali.

"Kalau pengakuan tersangka dia melakukan hanya dua kali, tapi pengakuan korban ada beberapa kali. Dan estimasinya kan mulai Januari hingga Desember. Faktanya kemudian korban sekarang hamil 6 bulan," kata Gidion.

Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 81 Undang-Undang 35 Tahun 2014 tentang Persetubuhan terhadap Anak di bawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved