Ibadah Haji

Bersathu ingin Pemerintah Lobi Pemerintah Arab Saudi agar Menaikkan Batas Usia Maksimal Jemaah Haji

Ketua Umum Bersathu, Wawan Suhada, berharap kuota haji Indonesia sampai 50 persen dari kuota tahun 2019.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Muhammad Azzam
Ketua Umum Bersathu, Wawan Suhada, berharap kuota haji Indonesia sampai 50 persen dari kuota tahun 2019. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -- Pengusaha travel haji dan umrah yang tergabung dalam Bersathu (Bersama Pengusaha Travel Haji dan Umrah) meminta Pemerintah Indonesia melobi Pemerintah Arab Saudi, terkait penambahan kuota haji dan syarat batasan usia maksimal 65 tahun.

Ketua Umum Bersathu, Wawan Suhada, berharap kuota haji Indonesia sampai 50 persen dari kuota tahun 2019. Ketika masa sebelum pandemi itu Indonesia bisa mengirim 231.000 jemaah haji.

"Kami harapkan 50 persen dari kondisi normal di 2019 lalu karena Indonesia memiliki kekhususan sendiri. Karena Indonesia salah satu negara dengan (penduduk) muslim terbesar di dunia, dan animo masyarakat dalam menjalankan ibadah haji itu sangat tinggi," ujar Wawan usai menghadiri acara Munas I dan launching Bersathu di Hotel Swiss-Belinn Karawang, Selasa (19/4/2022) sore.

Dia juga berharap ada solusi terkait syarat usia maksimal ibadah haji, yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi 65 tahun.

Pasalnya di Indonesia kebanyakan calon jemaah haji berusia di atas 65 tahun, sehingga adanya persyaratan usia menjadi masalah baru bagi penyelenggara haji dan umrah (PHU).

"Mudah-mudahan pemerintah Indonesia dapat melobi Pemerintah Saudi, setidaknya untuk meningkatkan batas maksimal usia keberangkatan haji," katanya.

Di samping itu, pihaknya mendesak Pemerintah cepat menetapkan kuota haji nasional, sebab hingga saat ini belum ada kepastian soal kuota haji bagi Indonesia. Tentu ketidakpastian itu membuat penyelenggara kebingungan.

"Pemerintah mestinya segera memberikan satu informasi akurat berapa jumlah kuota yang diterima. Dari ketentuan jumlah kuota itu kami akan menyesuaikan berapa jumlahnya. Dengan penetapan kuota tersebut pelaksanaan haji akan semakin jelas," tandasnya.

Saat berita ini ditulis, Kementerian Agama memang belum mengumumkan kuota haji yang diperoleh pada yahun ini.

Namun pada Selasa malam Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sudah mengumumkan bahwa Indonesia mendapat kuota 100.051 jemaah.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved