Berita Bekasi
Fasilitas Lengkap, Posko Pelayanan Kesehatan di Jalan Raya Pantura Bisa Dimanfaatkan Pemudik Lebaran
Satlantas Polres Metro Bekasi mendirikan posko pelayanan kesehatan berfasilitas lengkap di Jalan Raya Pantura tepatnya di halaman PT Indo Beras Unggul
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
TRIBUNBEKASI.COM, PANTURA - Satlantas Polres Metro Bekasi mendirikan posko pelayanan kesehatan berfasilitas lengkap.
Posko pelayanan kesehatan berfasilitas lengkap itu ada di Jalan Raya Pantura, tepatnya di halaman PT Indo Beras Unggul (IBU), Jalan Rengas Bandung, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
Kepala Posko Pelayanan Kesehatan Kedungwaringin, AKP Aliyani akui posko diperuntukan seluruh pemudik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Khusus di posko PT IBU, ada tempat istirahat baik terbuka maupun VIP, toilet gratis, bengkel, pom bensin dan gerai makanan," kata Aliyani saat dikonfirmasi, Selasa (26/4/2022).
Baca juga: Momen Mudik Lebaran Idul Fitri, Jumlah Penumpang Bus AKAP Meningkat Pesat di Terminal Cikarang
Baca juga: Mudik Lebaran, Damkar Kota Bekasi Ingatkan Masyarakat Hal Penting Ini Sebelum Meninggalkan Rumah
Baca juga: ASN Mudik Pakai Mobil Dinas Kena Sanksi, Kepala BKPPD Kota Bekasi: Kita Lihat Konteks Pelanggarannya
Selain itu, pihaknya sediakan fasilitas vaksinasi Covid-19, terutama bagi pemudik yang belum menerima vaskinasi dosis ketiga atau booster.
Dikarenakan posko pelayanan baru didirikan pada beberapa hari lalu, jumlah masyarakat yang divaksinasi masih sedikit saja, berkisar 10 hingga 20 orang.
"Kami sediakan vaksinasi juga dengan jumlah sebanyak-banyaknya. Jadi silahkan bagi pemudik yang ingin vaksin booster, bisa mampir sebentar, kami siap layani," tuturnya.
Sebanyak 30 orang personel dari tim gabungan disiagakan untuk melayani pemudik selama 1x24 jam.
Ada pun instansi yang dilibatkan yakni, Korlantas Polri, Pramuka, PLN, Dishub Kabupaten Bekasi beserta TNI.
Aliyani yang juga menjabat sebagai Kanit Kamsel Satlantas Polres Metro Bekasi ini menambahkan, pihaknya belum mendapatkan instruksi untuk menerapkan random sampling kepada pemudik.
"Sementara itu belum ada instruksi. Ke depannya kami masih nunggu afahan dari pimpinan, yang jelas kami di sini sifatnya pelayanan kepada pemudik," kata Aliyani.
(TribunBekasi.com/ABS)