Berita kriminal

Video Penganiayaan Pegawai SPBU di Jababeka Viral di Medsos, Polisi Turun Tangan Cari Pelaku

Seorang pegawai SPBU di Jalan Jababeka Raya dianiaya dua pria. Motif penganiayaan belum diketahui.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Tangkapan layar rekaman CCTV detik-detik menjelang pegawai SPBU di Jalan Jababeka Raya dianiaya dua orang. Motif penganiayaan belum diketahui. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG SELATAN -- Sebuah video yang memperlihatkan seorang pegawai SPBU dianiaya oleh dua orang pembeli bahan bakar sedang viral di media sosial.

Tampak pegawai SPBU tersebut dipukul dan ditendang hingga terjengkang dan masih dianiaya oleh dua orang pria tersebut.

Berdasarkan narasi yang terdengar di video itu, peristiwa penganiayaan itu terjadi di SPBU 34-17522 yang terletak di Jalan Jababeka Raya Kav A Pasirsari Cikarang Selatan, Bekasi.

Waktu kejadian disebutkan pada Kamis (28/4) pagi.

Dua pelakunya diduga orang yang mau membeli bensin, dan datang berboncengan di satu motor. Mereka terlihat mengantre karena SPBU sedang ramai pembeli.

Di awal video terlihat korban tengah mengisikan bensin ke kendaraan pembeli lain yang berada di antrean paling depan.

Tak berselang lama, salah satu pelaku yang memakai kaos berwarna merah mendatangi pegawai SPBU tersebut, dan memukul kepala korban sebanyak dua kali. Terlihat korban menahan kesakitan akibat pukulan tersebut.

Setelah itu, seorang pelaku lainnya juga mendatangi korban, dan segera mendorong tubuh pegawai.

Tak hanya itu, pelaku yang memakai kaos biru itu menendang korban hingga dia jatuh terjengkang dan tersungkur di area SPBU.

Menanggapi video yang tengah viral tersebut, Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Satirin, mengungkapkan korban telah melaporkan kasus penganiayaan itu.

"Kalau kejadiannya itu betul, karena tadi pas saya mau keluar kantor pelapornya baru datang," ujar Satirin saat dikonfirmasi, Jumat (29/4/2022).

Untuk saat ini dia belum bisa meberikan keterangan lebih jauh untuk kasus yang terekam kamera CCTV itu.

"Saya enggak begitu jelas karena saya mau keluar dia baru datang. Saya tahu korban yang di pom bensin, cuma tadi saya buru buru saya enggak sempat tanya tanya lagi," kata Satirin.

Kendati demikian, dia dan jajarannya akan menyelidiki laporan dugaan penganiayaan yang terjadi di Jalan Jababeka Raya itu.

"Nanti ditindaklanjuti karena ini juga baru melapor. Nanti kami lihat tindak lanjuti laporan korban," tandas Satirin.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved