Mudik Lebaran

Solar Bus Budiman Tumpah di Tanjakan Gentong Tasikmalaya Sebabkan Jalan Licin, Polisi Tahan Mobil

Tumpahan solar di Tanjakan Gentong Atas, di jalur selatan antara Tasikmalaya - Malangbong, menyebabkan sejumlah kendaraan pemudik tak kuat menanjak.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Tumpahan solar di Tanjakan Gentong Atas, di jalur selatan antara Tasikmalaya - Malangbong, menyebabkan sejumlah kendaraan tak kuat menanjak, Rabu (4/5/2022). Keterangan foto: (Ilustrasi) tanjakan Gentong atas, Jumat (10/9/2021) 

TRIBUNBEKASI.COM, TASIKMALAYA -- Musim mudik Lebaran memiliki banyak cerita, baik yang menyenangkan, menyedihkan, mengharukan, maupun yang menginspirasi.

Salah satu cerita itu datang dari wilayah Tasikmalaya, tepatnya di Tanjakan Gentong yang sudah kondang sebagai salah satu titik rawan di jalur selatan.

Sebagaimana diwartakan laman Korlantas Polri, pada Rabu (4/5) sejumlah kendaraan pemudik yang akan kembali ke arah Bandung  tidak kuat menanjak di tanjakan ini.

Alhasil aparat kepolisian yang bertugas di tempat itu ikut turun tangan dalam arti sesungguhnya, yakni menahan dan mendorong mobil-mobil yang tidak kuat nanjak itu, supaya tidak meluncur turun dan masuk jurang.

Kejadian ini bukanlah hal biasa karena sehari-harinya kendaraan jenis mobil tidak mengalami masalah di sini, meskipun tanjakan itu memiliki kemiringan 18 derajat dan jalurnya berkelok-kelok cukup tajam.

Masalah hari ini terjadi akibat ada tumpahan solar di titik Gentong Atas, yang mengakibatkan jalan menjadi licin. Akibatnya ban mobil-mobil lain yang lewat tempat ini tak bisa mencengkram aspal dengan baik saat, sehingga mudah merosot ketika sedang berhenti mengantre.

Tumpahan solar itu berasal dari bus Budiman ketika bus itu sedang menikung. Tidak jelas ceritanya bagaimana solar bisa tumpah dari tangki BBM bus tersebut.

Dari kejadian itu para petugas kepolisian Dishub dibantu masyarakat setempat berusaha menahan dan mendorong kendaraan saat berhenti, karena dikhawatirkan mundur. Warga pun menggunakan kayu yang dimodifikasi untuk mengganjal ban supaya mundur.

Tidak hanya itu, petugas juga meminta penumpang di mobil tak kuat nanjak untuk turun agar beban mobil tidak terlalu berat.

“Ini ada tumpahan solar sehingga jalan menjadi licin,” ujar personel Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Ichwan Priatna.

Agar tumpahan solar tidak semakin meluas, petugas dan warga menutupnya dengan pasir sekaligus untuk menyerap solar yang berada di aspal jalan.

Arus balik pemudik di Jalur Selatan Jawa Barat memang sudah meningkat pada H+2 Lebaran, sehingga terjadi kepadatan lalu lintas dan mobil harus merayap di Tanjakan Gentong. (*)

Sumber: Korlantas Polri

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved