Mudik Lebaran

Bidik Pemudik Motor, Kartini dan Keluarga Bikin Rest Area Dadakan di Jalan Pantura Karawang

Oca dan Kartini mengais pundi-pundi dengan membuat rest area yang diberi nama ‘Mas Dylands’ bagi pemudik sepeda motor di Jalan Pantura.

Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Suasana rest area dadakan Mas Dylands di Jalan Raya Purwasari, Tamelang, Purwasari, Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Arus lalu lintas di Jalan Raya Purwasari, Tamelang, Purwasari, Karawang, Jawa Barat mulai ramai sejak Kamis (5/5/2022) pagi.

Jalan itu berjarak sekitar lima kilometer dari Gerbang Tol Cikampek Utama.

Hari ini merupakan hari keempat Lebaran 2022 dan bersamaan dengan arus balik mudik tahun ini.

Kendaraan roda empat maupun roda dua ramai melintas sejak Rabu (4/5/2022) sore kemarin.

Momentum arus balik Lebaran ini pun dimanfaatkan Oca dan Kartini mengais pundi-pundi. Mereka membuat rest area dadakan dengan nama ‘Mas Dylands’ bagi pemudik dengan sepeda motor di Jalan Pantura.

Baca juga: KAI Catat 458.300 Tiket Terjual pada Periode 22 April hingga 5 Mei 2022

Baca juga: Grafiknya Naik, Sebanyak 38.400 Ribu Penumpang KA Tiba di Daop 1 Jakarta Hari Ini

Menggunakan sebuah mobil pikap, sepasang suami istri ini menggelar lapak dadakan di pinggir Jalan Raya Purwasari, Tamelang, Purwasari, Karawang, Jawa Barat.

Jalan itu merupakan jalur yang saat ini biasa digunakan pemudik dengan kendaraan roda dua.

Mereka mengaku senang momentum Lebaran 2022 ini ramai pemudik, setelah dua tahun absen berdagang karena pandemi Covid-19.

Kartini dan Oca memanfaatkan momentum mudik Lebaran mengais pundi-pundi dengan menggelar rest area dadakan di Jalan Raya Purwasari, Tamelang, Purwasari, Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022).
Kartini dan Oca memanfaatkan momentum mudik Lebaran mengais pundi-pundi dengan menggelar rest area dadakan di Jalan Raya Purwasari, Tamelang, Purwasari, Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022). (Tribunnews.com/Naufal Lanten)

“Sudah lumayan semenjak dibuka lagi. Kalau sebelum Covid kita bisa jualan. Kalau pas Covid kita enggak bisa kemana mana,” ucap Kartini kepada Tribunnews.com saat ditemui di lapaknya, Kamis (5/5/2022).

“Sekarang sudah ramai, senang banget, gembira bisa jualan lagi,” ujarnya menambahkan.

Kampung Payuyon, Desa Dawuan Barat, Kecamatam Cikampek, Karawang, Jawa Barat ini bercerita, mereka sudah berjualan sejak Tol Cikopo Palimanan (Cipali) belum dibangun.

Baca juga: Hotel di Kawasan Cikampek Penuh Tamu saat Arus Balik Mudik Lebaran

Baca juga: Stasiun Gambir Berangkatkan 36 Kereta Api dengan 10.100 Penumpang Hari Ini

Adapun Tol Cipali diresmikan hampir tujuh tahun silam atau tepatnya pada 13 Juni 2015.

Kartini bercerita, jauh sebelum tol terpanjang di Indonesia itu dibangun, masyarakat melakukan perjalanan mudik via Jalan Pantura.

Pada saat itu pula, dia bisa meraup omzet hingga Rp5 juta per hari.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved