Mudik Lebaran

Banyak Pengendara Kebingungan Saat GT Bekasi Barat, Mengaku Tahu tapi Tidak Tahu ada One Way

Beberapa pengemudi mobil mencoba masuk jalan Tol Jakarta - Cikampek arah Cikampek, karena tidak tahu sisten one way akan dimulai

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Joko Supriyanto
Akses menuju GT Bekasi Barat arah Cikampek ditutup dan dijaga polisi pada Jumat (6/5/2022) siang. Penutupan dilakukan menjelang pemberlakuan sisten one way di Jalan Tol Trans Jawa. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Sejumlah pengendara roda 4 masih belum tahu soal penutupan gerbang tol di jalan Tol Jakarta - Cikampek arah timur.

Mereka kebingungan saat tiba di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat dan mendapati rambu dilarang masuk serta barisan road barrier di tengah jalan. Ada pula petugas polisi menghalau mobil-mobil yang salah jalan itu.

Inilah yang dialami oleh Rudi (40), warga Kayuringin Bekasi. Dia mengaku tak mengetahui GT Bekasi Barat telah ditutup karena sedang diberlakuan sistem satu arah.

"Tahu sebenarnya, cuma enggak tahu kalau jam segini sudah tutup. Saya pikir sorean baru ditutupnya, makanya ini saya berangkat sekarang, niatnya menghindari one way," kata Rudi pada Jumat (6/5/2022) pukul 13.00.

Diungkapkan Rudi, dirinya bersama Keluarganya akan menuju wilayah Karawang untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Tapi karena tak bisa melalui Tol maka dia pun terpaksa menggunakan jalur arteri.

"Karena ditutup tadi kami diarahkan untuk ke jalur arteri. Ya mau enggak mau ya harus ngikutin," katanya.

Pingin lihat

Hal serupa juga disampaikan oleh Donni (34) yang juga datang ke GT Bekasi Barat. Dia mengatakan sudah mengetahui pemberlakuan sistem oneway tapi sengaja ke gerbang tol itu untuk melihat apakah sistem one way sudah diterapkan atau belum.

"Sudah tahu, sudah tahu, cuma pingin pastiin aja makannya lewat sini. Kalo saya mau ke Bandung," katanya.

Wakasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ayu Nurjani, mengatakan masih ada pengendara yang diputar balikkan. Padahal sosialisasi sudah dilakukan pihaknya, termasuk pemasangan rambu dan spanduk.

"Sosialisasinya sudah dilakukan oleh jajaran Ditlantas PMJ, Korlantas Polri, begitu juga Polres Metro Bekasi," katanya.

Terkait antisipasi kepadatan di jalur arteri, menurut Ayu, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Metro Bekasi Kota sudah menerjunkan personel di beberapa titik simpul yang berpotensi kemacetan.

"Kepada pengendara roda dua dan empat patuhi aturan yang ada, kami juga sudah dari Bapak Kapolres menyeting seluruh personel-personel yang ada di simpul-simpul yang rawan kepadatan," ujarnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan one way diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung di Semarang sampai KM 47 Cikarang.

"One way akan berlaku dari pukul 14.00," ujar Kabagops Korlantas Polri, Kombes Eddy Djunaedi, beberapa waktu lalu.

One way akan diberlakukan sampai waktu yang belum ditentukan sesuai situasi di lapangan. Apabila arus lalu lintas masih padat, maka one way tetap berlaku.

Selain one way, untuk memfasilitasi kendaraan dari timur ke barat, polisi memberlakukan contraflow dari km 47 sampai km 28.500 Bekasi.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved