Minggu, 12 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Terkena Banjir Berhari-hari, Warga Sukatani Minta Drainase Jalan Raya Tambelang Dibenahi

Buruknya sistem saluran di jalan tersebut menyebabkan masyarakat kebanjiran selama berhari-hari lantaran air lambat surut akibat penyumbatan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Gang Mantra, RT 001/003, Kampung Kosambi, Desa Sukaasih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang tergenang berhari-hari saat hujan. 

TRIBUNBEKASI.COM — Warga yang bermukim di Gang Mantra, RT 001/003, Kampung Kosambi, Desa Sukaasih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, berharap agar drainase di Jalan Raya Tambelang dibenahi.

Buruknya sistem saluran di jalan tersebut menyebabkan masyarakat kebanjiran selama berhari-hari lantaran air lambat surut akibat penyumbatan.

"Sebenarnya saluran air itu besar, lebarnya semeter lah, tapi masalahnya jarang dikeruk, harus didalemin lagi karena sudah banyak lumpur," ungkap seorang warga bernama Mardiatan (56) saat dikonfirmasi, Kamis (5/5/2022).

Masalah lainnya, tak ada katup pembuka pada saluran air lantaran ditutup beton. Para warga terpaksa membongkar beton tersebut hanya untuk membersihkan sampah yang tersumbat.

"Kami sudah sering bongkar beton yang nutup saluran di jalan itu, pas kami buka, memang mampet. Banyak sampah yang nyumbat di sana. Sudah dibersihin, ditutup lagi pakai beton sama yang punya lahan, kalau banjir kita bongkar lagi, begitu saja terus enggak selesai-selesai," ucapnya.

Baca juga: Warga Sukatani Kebanjiran Tiga Hari Gara-Gara Saluran di Jalan Raya Tambelang Tak Dibenahi

Baca juga: Jumlah Pelanggan Bus Wisata TransJakarta Masih Terus Bertambah

Baca juga: Arus Kendaraan di Tol Jakarta Cikampek Jumat Pagi Ini Masih Lengang

Ia mengaku sering mengadukan masalah tersebut kepada pemerintah desa. Namun aduan itu tak ditindaklanjuti sejak banjir pertama kali merambah ke permukiman warga pada 2021 lalu.

"Sering ngadu ke desa, katanya nanti dikasih tau ke dinas atau kecamatan, karena kan mereka anggaran juga terbatas. Kami maklum sih. Tapi sampai sekarang enggak ada yang datang buat ngecek," tuturnya.

Mardiatan berharap agar Pemkab Bekasi bisa membenahi drainase sehingga warga tak kebanjiran saat hujan mengguyus kawasan tersebut.

"Hujan sebentat saja sudah menggenang, karena posisi jalan lebih tinggi dari pada gang kami. Solusinya kalau bisa sih begini, saluran di gang kami enggak diurusin juga enggak apa-apa, yang penting itu saluran air yang ada di sepanjang Jalan Raya Tambelang itu, tolong dibenahi," kata Mardiatan.

Baca juga: Polisi dan Dishub Siagakan Petugas 24 Jam di Terminal Kampung Rambutan

Baca juga: Lima Gerbang Tol ke Cikampek di Kabupaten Bekasi Ditutup Situasional Mulai Hari Ini

Sementara itu, Camat Sukatani Imam Faturochman menyatakan akan segera menindaklanjuti aduan warga kepada instansi terkait.

"Nanti akan segera kami koordinasikan dengan dinas dan instansi terkait," ucap Imam. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved