Ibadah Haji

Jemaah Haji Berhak Berangkat Tahun ini Jangan Lupa Konfirmasi pada 9-20 Mei 2022

Daftar jemaah haji yang berhak berangkat tahun ini sudah diumumkan oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter Reasah Alharmain
Jemaah haji Indonesia yang berhak berangkat pada Ibadah Haji 1443H atau tahun 2022M, diminta segera konfirmasi pada 9-20 Mei 2022. Keterangan foto: (ilustrasi). 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA -- Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang berhak berangkat ke Tanah Suci pada Ibadah Haji tahun 1443 H/2022 M.

Daftar tersebut bisa diakses melalui laman www.haji.kemenag.go.id, dan calon jemaah yang namanya tercantum di sana diharapakan segera melakukan konfirmasi pada 9-20 Mei 2022.

“Alhamdulillah, proses verifikasi daftar nama jemaah haji regular sudah selesai. Saya sudah terbitkan Keputusan Dirjen PHU terkait itu. Daftar nama tersebut sudah diumumkan dan dikirim ke Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia untuk segera ditindaklanjuti,” kata Dirjen PHU Hilman Latief di Jakarta, Minggu (8/5/2022), sebagaimana dilansir laman Kemterian Agama.

Syarat dari Saudi

Proses verifikasi, kata Hilman, dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah yang berangkat memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Saudi Arabia, yaitu mereka yang berusia paling tua 65 tahun 0 bulan per tanggal 30 Juni 2022, serta sudah menerima vaksinasi Covid-19.

“Saya minta jemaah yang sudah ditetapkan berhak berangkat tahun ini segera mempersiapkan diri dengan baik. Jangan lupa melakukan konfirmasi keberangkatan pada bank tempat mendaftar,” kata Hilman lagi.

Hilman mengatakan bahwa Arab Saudi menetapkan kuota haji Indonesia tahun ini hanya 100.051. Jumlah ini terdiri atas 92.825 kuota jemaah haji regular, 7.226 kuota jemaah haji khusus, dan 1.901 kuota petugas.

Semuanya berkurang dari kuota normal sebelum pandemi Covid-19, sehingga ada jemaah yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) pada tahun 2020 tapi belum bisa berangkat tahun ini.

“Saya berharap semua saling memberi semangat. Jemaah yang berangkat memberi semangat kepada yang belum berangkat dan mendoakan semoga segera mendapat giliran. Demikian juga jemaah yang belum berangkat, memberi semangat pada mereka yang akan berangkat tahun ini dan mendoakan semoga sehat dan mendapat haji mabrur,” kata Hilman berharap.

Dana haji

Berkaitan dana haji, Hilman menegaskan bahwa itu tidak lagi dikelola Kementerian Agama, tapi oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Kementerian Agama hanya mengelola biaya penyelenggaraan pada tahun berjalan, setelah dibahas dan disepakati bersama dengan Komisi VIII DPR dan BPKH.

“Insyaallah seluruh proses manajemen pengelolaan biaya penyelenggaraan ibadah haji dilakukan secara transparan dan ditujukan untuk memberikan kemaslahatan sebesar-besarnya kepada jemaah haji Indonesia,” kata Hilman.

“Saya mengimbau masyarakat untuk ikut serta memberikan dukungan dalam menyukseskan penyelenggaraan haji 1443 H/2022 M,” tandasnya. (*)

Sumber: Kementerian Agama

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved