Breaking News:

Berita Karawang

Bapenda Karawang Estimasi Pendapatan Pajak Restoran Alami Kenaikan Capai Rp 2,4 Miliar Saat Ramadan

"Untuk penghitungan bulan puasa itu kan April baru dilakukan pembayaran bulan berikutnya. Estimasi kita naik dua kali lipat," jelas Aang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Istimewa
ILUSTRASI RESTORAN --- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang mengestimasi pendapatan pajak restoran mencapai Rp 2,4 miliar selama Ramadan 2022. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG ---- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang mengestimasi pendapatan pajak restoran mencapai Rp 2,4 miliar selama Ramadan 2022.

Peningkatan pendapatan pajak itu mencapai dua kali lipat dibandingkan bulan lalu karena pelonggaran aktivitas selama Ramadan 2022.

"Saat bulan puasa sama sama kita ketahui tentunya ada peningkatan begitu ada pelonggaran. Terutama aktivitas buka bersama," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapenda Karawang Asep Aang Rahmatullah kepada Wartakotalive.com, di Rumah Makan Haji Eneng, Palumbonsari, pada Rabu (11/5/2022).

Dikatakan Aang, estimasi pendapatan dari pajak restoran meningkat dua kali lipat. Pada bulan Maret 2022 atau sebelum puasa pendapatan mencapai Rp 1,2 miliar.

Baca juga: Perum Karawang Baru jadi Kota Mati Akibat HGB dan HGU Dicabut Pemerintah, Pengembang Mangkir Pajak

Baca juga: Pemkab Karawang Naikan NJOP, Bapenda: Wajar Sudah Sembilan Tahun Tidak Naik

Untuk bulan April atau selama bulan puasa diperkirakan mencapai Rp 2,4 miliar.

"Untuk penghitungan bulan puasa itu kan April baru dilakukan pembayaran bulan berikutnya. Estimasi kita naik dua kali lipat," jelas Aang.

Aang menyebut, pajak restoran itu tidak hanya menyasar tempat makan saja. Tetapi juga termasuk catering hingga kios bakso.

BERITA VIDEO : JALAN PERKOTAAN KARAWANG KEMBALI RAMAI

Adapun jumlah wajib pajaknya yakni 198 rumah makan, 390 catering, 252 restoran, dan 37 kios bakso.

"Tentu kami juga masih mencari potensi pajak lain," kata dia.

Pada 2022 ini, pajak restoran ditargetkan sebesar Rp 128, 882 miliar. Adapun realisasi hingga 10 Mei 2022 sebesar Rp 37, 119 miliar atau Rp 28,8 persen dari target.

"Kami optimis akan mencapai target bahkan bisa melebihi target karena terlihat mulai adanya kenaikan," tandasnya. 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved