Berita Karawang

Warga Dihebohkan Penemuan Dugaan Bakso Daging Tikus di Karawang, Kapolres: Hasilnya Negatif

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono memastikan postingan media sosial (medos) yang menyebut bahwa ada bakso tikus di Karawang itu tidak benar.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
Tribun Bekasi/Muhammad Azzam
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono memastikan postingan media sosial (medos) yang menyebut bahwa ada bakso tikus di Karawang itu tidak benar. Foto: Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, di Rest Area KM62 pada Jumat (6/5/2022) 

TRIBUNBEKASI.COM - Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono memastikan postingan media sosial (medos) yang menyebut bahwa ada bakso tikus di Karawang itu tidak benar.

Hal tersebut  berdasarkan hasil pengujian laboratirum dari Dinas Pertanian Karawang maupun Dinas Kesehatan Karawang.

"Dari pengujian sampel sisa bakso yang dimakan salah satu warga yang memposting di medsos juga sampel dari lokasi penjual baksonya hasilnya negatif daging tikus," kata Aldi saat konferensi pers di Mapolres Karawang, pada Jumat (13/5/2022).

Aldi menjelaskan, pihaknya penting melakukan langkah-langkah cepat agar informasi yang menjadi bola liar ini segera terkonfirmasi kebenarannya.

Baca juga: Penerapan Bekerja Dimana Saja atau Work From Anywhere untuk ASN, Plt Wali Kota Bekasi: Itu Solusi Ya

Baca juga: Pemerintah Gulirkan Wacana Bekerja Dimana Saja (WFA) Bagi PNS, Ini Kata Plt Wali Kota Bekasi

Baca juga: Sampah Menggunung di TPS Jalan KH Abu Bakar Tambun Selatan, Ini Kesaksian Mengejutkan Warga Sekitar

Apalagi ini menyangkut usaha makanan ditengah sedang berusaha pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

"Muncul di medsos bahwa di Karawang ada bakso tikus. Ini sempat jadi bola liar, kami melakukan langkah-langkah cepat, menemui wanita yang posting itu. Lalu menemukan sisa bakso yang diduga bakso tikus itu,"

"Kami juga lakukan penyelidikan di lokasi yang diduga menjual daging tikus. Jadi kedua sampel itu kami kirim ke lab untuk di uji," ungkap Aldi.

Sementara itu, Subkor Kesehatan Hewan (Keswan) Kesmafet pada Dinas Pertanian Karawang Siti Komalaningsih menyatakan atas kehebohan itu pihaknya bersama pengujian laboraturium bersama Kementerian Pertanian dan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Hewan melakukan identifikasi spesies tikus dan kandung bakso dari sampel bakso yang viral itu.

"Hasilnya selama 2 hari 11-12 Mei itu negatif, bukan daging tikus. Bakso itu aman daging sapi," imbuh dia.

Soal daging seperti mirip buntut tikus itu, dikatakan Situ, bahwa itu urat yang tidak halus saat proses pengolahan.

"Jadi ditegaskan sekali lagi hasil uji lab itu negatif bukan daging tikus tapi daging sapi," tandasnya.

(TribunBekasi.com/MAZ)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved