Berita Internasional

Gagal Kuasai Kota Kharkiv Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin Pecat Dua Jenderalnya Sekaligus

Presiden Rusia Vladimir Putin berang dan dilaporkan baru saja memecat dua jenderal penting sekaligus dari posisinya.

Editor: Panji Baskhara
Alexey NIKOLSKY/Sputnik/AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin berang dan dilaporkan baru saja memecat dua jenderal penting sekaligus dari posisinya. Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin 

TRIBUNBEKASI.COM - Tiga bulan operasi militer Rusia di Ukraina, tidak kunjung membuahkan hasil diinginkan.

Pasukan Rusia ternyata sampai saat ini belum sepenuhnya mampu untuk menguasai Kota Kharkiv, Ukraina.

Perlawanan sengit dari pasukan Ukraina tersebut ternyata telah merepotkan Rusia di medan tempur saat itu.

Kondisi terkini pun membuat Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi berang terhadap pasukan perangnya itu.

Baca juga: Kemendagri Ukraina Klaim Terima 32 Ribu Laporan Soal Kerabat Tentara Rusia yang Hilang dalam Perang

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Presiden Rusia Vladimir Putin Hadiri KTT G20 di Indonesia: Beliau akan Hadir

Baca juga: Depok Kesulitan Buang Sampah ke Bogor, Wali Kota Mengaku Penyebabnya adalah Perang Rusia-Ukraina

Vladimir Putin dilaporkan baru saja memecat dua jenderal penting dari posisinya.

Berdasarkan laporan Kementerian Pertahanan Inggris, Letnan Jenderal Serhiy Kisel dan Wakil Laksamana Igor Osipov telah kehilangan jabatannya di militer Rusia.

Pemecatan tersebut muncul karena kegagalan keduanya dalam operasi yang dilakukan militer Rusia di Ukraina.

Kementerian Pertahanan Inggris juga mengeklaim banyak petinggi militer Rusia semakin terganggu oleh upaya untuk menghindari kesalahan pribadi atas kegagalan di Ukraina.

Dikutip dari Daily Star, Kamis (19/5/2022), laporan yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan mengungkapkan, Putin memecat Letjen Kisel usai kegagalan merebut Kharkiv.

Sementara Wakil Laksmana Osipov diberhentikan karena tenggelamnya kapal perang The Moskva yang merupakan maskot armada Laut Hitam Rusia.

“Pada beberapa pekan terakhir, Rusia telah memecat komandan senior yang dianggap memiliki performa buruk saat pembukaan invasi ke Ukraina,” bunyi laporan itu.

Baik Letjen Kisel dan Wakil Laksamana Osipov berada di garis depan dalam penyerangan Rusia ke Ukraina.

Keduanya pun mendapatkan hasil buruk dan perlawanan keras dari pasukan Ukraina.

"Budaya menutupi dan kambing hitam mungkin berhubungan dengan sistem keamanan dan militer Ukraina,” tulis laporan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved