Ibadah Haji

Sebanyak 2.531 Calon Jemaah Haji Berstatus Cadangan Bisa Berangkat ke Tanah Suci Tahun ini

Masih ada sekitar 2.000-an kuota belum terisi, sehingga akan diberikan kepada calon jemaah dengan status cadangan.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter Haj Ministry
Masih ada sekitar 2.000-an kuota belum terisi, sehingga akan diberikan kepada calon jemaah dengan status cadangan. Keterangan foto: (Ilustrasi) 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA -- Sebanyak 2.531 calon jemaah haji yang masuk daftar cadangan bisa berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini.

Namun ada kriteria yang harus dipenuhi, yakni mereka sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih)

Sebagaimana diwartakan laman Kementerian Agama, Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah menutup tahap pelunasan Bipih dan konfirmasi keberangkatan jemaah 1443 H/2022 M pada Jumat (20/5).

Menurut Direktur Layanan Haji Dalam Negeri, Saiful Mujab, dari 92.246 calon jemaah haji reguler yang berhak berangkat, sebanyak 89.715 jemaah yang telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan.

“Artinya sudah 97,26 persen dari kuota jemaah haji reguler yang berjumlah 92.246. Ini belum termasuk kuota Petugas Haji Daerah dan pembimbing yang berasal dari KBIHU,” kata Saiful Mujab di Asrama Haji Pondokgede, Jakarta Timur, Minggu (22/5/2022).

“Jadi, masih ada sisa kuota untuk 2.531 jemaah,” sambungnya.

Mekanisme memenuhi kuota

Menurut Mujab, sisa kuota tersebut akan diisi oleh jemaah cadangan yang telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan.

Dijelaskan Mujab, pada waktu yang bersamaan dengan tahap pelunasan dan konfirmasi keberangkatan bagi jemaah haji 1443 H/2022 M, 9 – 20 Mei 2022, pihaknya juga memberi kesempatan bagi jemaah berstatus cadangan untuk melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan.

Total ada 12.294 jemaah dengan status cadangan telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved