Berita Jakarta

Tanggapi Isu Bakal Jadi PJ Gubernur DKI, Kapolda Fadil Imran Tegaskan Dirinya Tak Berminat

Mantan Kapolda Jawa Timur ini mengatakan, dirinya masih memiliki banyak pekerjaan rumah selama memimpin wilayah Polda Metro Jaya.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Miftahul Munir
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memberikan keterangan usai melantik Kapolsek Baru di BPMJ Selasa (24/5/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM —  Dalam kurun waktu lima bulan mendatang, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal mengakhiri masa jabatannya, tepatnya pada Oktober 2022.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan menunjuk pelaksana tugas (Ptl) atau pejabat sementara sampai Pemilu 2024 selesai digelar.

Beredar isu Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akan mengisi kekosongan jabatan Gubernur DKI Jakarta usai ditinggalkan Anies Baswedan.

Saat ditemui di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ) pada Selasa (24/5/2022) pagi, Irjen Fadil Imran dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak berminat menjadi PJ Gubernur DKI Jakarta.

"Saya tidak berminat, catat itu" tandas Irjen Fadil Imran.

Baca juga: Alhamdulillah, Status PPKM Kabupaten Bekasi Kini Jadi Level 1

Baca juga: Aksi Heroik Lansia Ini Gagalkan Pencurian Sepeda Motor, Pelaku Tersungkur Usai Kena Pukul

Baca juga: Lansia yang Gagalkan Aksi Pencurian Sepeda Motor Ternyata Pelatih Taekwondo 

Mantan Kapolda Jawa Timur ini mengatakan, dirinya masih memiliki banyak pekerjaan rumah selama memimpin wilayah Polda Metro Jaya.

Dirinya pun masih ingin membantu Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk mewujudkan Polri yang presisi dan lebih baik lagi.

"Masih banyak PR menjaga Jakarta dan saya masih ingin membantu Kapolri untuk mewujudkan Polri yang presisi," tegas Fadil. (Wartakotalive.com/Miftahul Munir)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved