Berita Kriminal

Kasus Rudapaksa Anak di Kabupaten Karawang, Keluarga Korban Harap Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Keluarga korban perbuatan asusila di Karawang, Jawa Barat meminta pelaku dihukum berat saat putusan majelis hakim pekan depan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Ilustrasi: Keluarga korban perbuatan asusila di Karawang, Jawa Barat meminta pelaku dihukum berat saat putusan majelis hakim pekan depan. 

TRIBUNBEKASI.COM - Keluarga korban perbuatan asusila di Karawang, Jawa Barat meminta pelaku dihukum berat saat putusan majelis hakim pekan depan.

Pasalnya, anaknya usia empat tahun itu mendapatkan perbuatan asusila atau pencabulan oleh pelaku berinsial MRD (20) yang tak lain adalah tetangga korban sendiri.

Pelaku manfaatkan aksi biadabnya, saat kedua orang tua korban sedang menjalani perawatan medis paska operasi di rumah sakit.

Perbuatan bejat pelaku dilakukan saat korban bermain ke rumahnya.

Kelakuan keji tak bermoral pelaku, terungkap lantaran korban menangis karena merasakan sakit di kemaluannya ketika buang air kecil.

Kata ayah korban, menjelaskan peristiwa terjadi saat dirinya sedang menjalani perawatan medis, karena operasi kencing batu yang sudah lama dideritanya.

"Istri yang biasa menjaga anak, saat kejadian menitipkan korban kepada tantenya di rumah, karena selama saya sakit istri menjaga dan merawat saya di rumah sakit," katanya.

Saat itu, lanjutnya, tante korban hendak jemput kakak korban yang masih SD karena waktunya pulang sekolah.

Korban tidak ikut tantenya menjemput sang kakak, tapi memilih untuk main ke rumah pelaku yang memang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri.

"Memang biasa dari dulu juga anak saya akrab main di rumah pelaku. Entah kenapa kok dia tega berbuat begitu sama anak saya," sedihnya.

Kata dia, masih dihari yang sama, sore harinya saat korban hendak dimandikan, tiba-tiba menangis dan mengaku merasakan perih dibagian intimnya.

"Tantenya heran dan mengadu sama istri, terkait apa yang diraskan anak saya saat mandi," ungkapnya.

Karena tidak mau ambil resiko dia menyuruh istri pulang dan membuat laporan polisi tertanggal 8 Oktober 2021 malam.

Keesokan harinya baru melakukan visum ke RSUD Karawang, hasilnya tak disangka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved