Berita Nasional

Alasan Ahli Studi Agraria dan Pengelolaan Hutan Sebut Erick dan Ganjar Mampu Jalankan Tugas Jokowi

Ahli Studi Agraria dan Pengelolaan Hutan berbasis Masyarakat dan Ekologis, Noer Fauzi Rachman sebut Erick dan Ganjar mampu jalani tugas dari Jokowi.

Editor: Panji Baskhara
Istimewa via TribunJateng.com
Ahli Studi Agraria dan Pengelolaan Hutan berbasis Masyarakat dan Ekologis, Noer Fauzi Rachman akui Menteri BUMN Erick Thohie dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mampu menjalani tugas Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), dalam bidang pemanfaatan hutan milik negara termasuk milik BUMN, hutan Perhutani oleh rakyat. Foto: Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh Semarang, Sabtu (16/5/2020). Selain menyerahkan sejumlah bantuan alat kesehatan, kedatangan Erick ke rumah Ganjar juga untuk membahas berbagai persoalan. 

TRIBUNBEKASI.COM -  Ahli Studi Agraria dan Pengelolaan Hutan berbasis Masyarakat dan Ekologis, Noer Fauzi Rachman, angkat bicara soal sosok Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Noer Fauzi Rachman menilai, Erick Thohir dan Ganjar Pranowo mampu menjalani tugas Presiden RI Joko Widodo.

Khususnya di bidang agraris, yang berkaitan dengan pemanfaatan hutan milik negara termasuk milik BUMN, hutan Perhutani oleh rakyat.

Noer Fauzi Rachman mengatakan, Jokowi beri penugasan khusus kepada Erick Thohir untuk mengkordinir segala usaha.

Hal itu untuk peningkatan produktivitas dan perbaikan ekologi dari tanah negara yang diberikan.

Yakni berupa hak milik ke kelompok rakyat dan hutan sosial yang diberikan hak pemanfaatannya kepada kelompok rakyat.

"Menteri BUMN dapat beri penugasan dan orkestrasi terhadap BUMN-BUMN dalam bidang pembibitan, teknologi pertanian, pengolahan pangan, farmasi hingga kehutanan, untuk bekerja sama (bukan hanya sama-sama kerja)," kata dia.

Dia mengakui, Erick Thohir dapat membentuk unit Project Manajemen Office (PMO) yang sanggup bekerja cepat dan bermetodologi yang tepat.

Hal itu untuk mampu bangkitkan partisipasi rakyat, dan memanfaatkan pengetahuan, teknologi dan sumber daya BUMN.

"Misalnya, penyediaan bibit, pupuk, asistensi teknis, skema-skema permodalan, sarana, pendidikan dan latihan, dan sebagainya," ujarnya.

"Jangan mengulang sentralisme dan model pembangunan revolusi hijau panca usaha tani yang justru berakibat buruk"

"Berupa hilangnya bibit-bibit asli, pengetahuan dan teknologi lokal dalam pembibitan, penanaman, pembuatan pupuk alami, pemeliharaan, pengendalian hama secara biologis, pemanenan hingga paska panen," lanjutnya.

Sementara, kata dia, Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah, dan wakil pemerintah pusat di provinsi, telah ditugaskan untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai wilayah pertama yang paling siap menyongsong dan jalankan apa-apa yang diorkestrasi oleh unit PMO yang dibentuk, yang dipimpin langsung oleh Erick Thohir tersebut.

"Tugas ini tidak sulit bagi Erick Thohir lakukan dalam posisi, kewenangan dan track record kompetensinya sebagai Menteri BUMN."

"Begitu pula untuk mengawali kerja PMO itu dengan kewenangan Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah," ujarnya.

(TribunBekasi.com/BAS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved