Berita Bisnis

Nongshim Indonesia Inisiasi Gerakan Seribu Nongshim untuk Semua

Gerakan ‘Seribu Nongshim untuk Semua’, sebuah gerakan gerilya sosial melalui platform digital dengan menggerakkan followers sebagai partisipan.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Ribuan produk Nongshim didistribusikan ke beberapa target penerima seperti panti asuhan, non-government organization, komunitas, dan pekerja pelayanan publik, serta masyarakat yang membutuhkan. 

TRIBUNBEKASI.COM — Masyarakat Indonesia pada umumnya masih memiliki kebiasaan menyisakan makanan ketika bersantap, baik bersama keluarga atau pada saat jamuan acara resmi berlangsung.

Padahal, jika seseorang menyisakan makanan, berarti orang tersebut turut berkontribusi dalam pemanasan global. Kenapa demikian?

Sebab, salah satu sampah organik itu berasal dari sisa makanan yang saat ini menjadi salah satu kekhawatiran dunia.

Kebiasaan tidak menghabiskan makanan ini juga memiliki dampak sosial yang cukup besar, padahal masih banyak juga masyarakat Indonesia yang kekurangan makanan.

Di tengah kondisi sosial yang beragam dan masa pandemi, masyarakat diajak untuk berbuat baik dengan lebih menghargai makanan sebagai wujud empati terhadap kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.

Nongshim Indonesia menginisiasi gerakan ‘Seribu Nongshim untuk Semua’, sebuah gerakan gerilya sosial melalui platform digital dengan menggerakkan followers sebagai partisipan.

Baca juga: Pemkab Karawang Kembali Raih WTP Ketujuh Kalinya

Baca juga: Siap-siap Pemancingan Ikan di Karawang Bakal Dikenai Pajak

Kegiatan ini mengajak para peserta untuk mengikuti aktivitas yang dilakukan di akun Instagram Nongshim.

Setiap video yang masuk akan dikonversi dengan jumlah produk Nongshim yang akan dibagikan.

Selain memberikan pesan positif, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan dampak nyata kepedulian Nongshim Indonesia di dalam sektor pangan, terutama yang erat kaitannya dengan menumbuhkan empati di kehidupan sosial.

Menurut Jenny Liliyanty, Brand Manager PT Sukanda Djaya, Nongshim Indonesia sebagai supplier dan pemilik brand produk panganan, merasa perlu berkontribusi untuk memberikan social impact yang nyata ke target-target yang tepat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved