Covid19

Bagaimana Bisa Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Masuk ke Indonesia? Ini Kata Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan mengenai masuknya subvarian baru virus corona atau Covid-19 omicron BA.4 dan BA.5 ke Indonesia.

Editor: Panji Baskhara
Shutterstock/creativeneko via Kompas.com
Ilustrasi: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan mengenai masuknya subvarian baru virus corona atau Covid-19 omicron BA.4 dan BA.5 ke Indonesia. 

TRIBUNBEKASI.COM - Beberapa negara di dunia mengalami kenaikan kasus virus corona atau Covid-19.

Naiknya kasus Covid-19 dibeberapa negara dibenarkan langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kata Budi Gunadi Sadikin, penyebab kenaikan kasus itu ialah subvarian baru yaitu omicron BA.4 dan BA.5.

Pihaknya pun juga melakukan pengamatan khususnya daerah di Afrika Selatan.

Baca juga: Waspada! Kasus Subvarian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Ada di Indonesia, Berikut Langkah Pencegahannya

Baca juga: Mewabah di Indonesia, Berikut Ini Gejala Omicron BA.4 dan BA.5 yang Penting untuk Diketahui

Yaitu lokasi varian BA.4 dan BA.5 pertama kali teridentifikasi.

Hasilnya pengamatan disebutkan bahwa puncak dari penularan varian BA.4 dan BA.5 sekitar sepertiga dari puncak Delta dan omicron.

"Kasus rumah sakit juga sepertiga dari kasus Delta dan omicron. Sedangkan kasus kematian seper sepuluh dari kasus kematian Delta dan omicron," ungkapnya pada konferensi pers virtual, Senin (13/6/2022).

Sehingga menurutnya, memang BA.4 dan BA.5 menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara di dunia.

Tapi puncak dari kenaikan kasus, masuk rumah sakit maupun kematian jauh lebih rendah dibandingkan omicron.

Budi juga mengkonfirmasi bahwa ada 8 kasus di Indonesia dengan sub varian BA.4 dan BA.5. 

Tiga di antaranya adalah kedatangan dari luar negeri dari Mauritius, Amerika dan Brazil yang datang saat acara Global Platform for Disaster 23-28 Mei di Bali. 

Lima kasus lainnya adalah transmisi lokal.

Empat kasus terdeteksi di Jakarta, satu terdeteksi di Bali.

Lalu, yang bersangkutan kata Dicky adalah adalah tenaga media. 

"Memang transmisi lokal ini sudah terjadi di Jakarta. Hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa kenaikan kasus terjadi di Jakarta dan di daerah Jawa Barat, Banten dan Bali," katanya lagi. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved