Berita Artis

Dilaporkan Kasus Penganiayaan, Ini Kronologi Versi Iko Uwais

Iko Uwais mengalami beberapa luka lebam di bagian perut sebelah kiri, sikut hingga tangan.

Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Iko Uwais ditemani Audy Item di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Aktor laga Iko Uwais buka suara terkait laporan terhadap dirinya yang diduga melakukan penganiayaan terhadap penyedia jasa desain interior, Rudi. 

Melalui kuasa hukumnya, Leonardus Sagala, Iko Uwais menjelaskan kronologi yang terjadi sebenarnya. 

Menurut keterangannya, Rudi yang mengaku sebagai korban telah memutarbalikkan fakta dalam laporan yang dilayangkannya di Polres Metro Bekasi Kota. 

"Saudara Rudi yang mana dia pelapor di Polres Metro Bekasi telah melakukan pemutar balikan fakta di dalam laporannya," kata Leonardus Sagala saat melakukan jumpa pers di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (14/6/2022) dini hari. 

Namun, fakta sebenarnya menurut pengakuan Leonardus adalah pihak Rudi yang melakukan provokasi lebih dahulu kepada suami Audi Item itu. 

Baca juga: Iko Uwais Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota, Ada Apa?

Baca juga: Iko Uwais Diduga Lakukan Kekerasan Karena Masalah Hutang Desain Interior

"Fakta yang sebenarnya terjadi adalah, justru pihak Rudi yang telah melakukan provokasi," jelas Leonardus Sagala

Lebih lanjut, Leonardus menceritakan kronologi awal terjadinya percekcokan antara kliennya dengan Rudi. 

Berawal dari Rudi yang diduga tidak bertanggungjawab atas pekerjaannya sebagai penyedia jasa desain interior. 

"Kejadian keributan itu berawal ketika klien kami berusaha mencari tahu keberadaan Rudi ini di mana. Karena, dia ini tidak melakukan penyelesaian terhadap pekerjaan, kewajibannya dia sesuai dengan perjanjian," terang Leonardus Sagala

Dalam kesepakatan awal, Rudi menawarkan jasanya sebesar Rp 300 juta dan Iko Uwais membayar setengahnya. 

Baca juga: Polisi Sebut Korban Pemukulan Aktor Laga Iko Uwais Alami Luka di Wajah, Kepala, Tangan dan Punggung 

Baca juga: Raih Gelar Pemain Terbaik Dunia 6 Kali, Ricardinho Sempat Ditolak Jadi Pemain Sepakbola

Namun, sesudah pemeran film The Raid itu melakukan pembayaran, Rudi diduga tidak bertanggungjawab atas kesepakatan yang telah disepakati keduanya. 

"Rudi ini menyediakan jasa interior dengan kesepakatan Rp 300 juta. Klien kami sudah melakukan pembayaran terhadap termin I dan termin II dengan total pembayaran Rp 150 juta. Nah, ternyata setelah klien kami bayar Rp 150 juta pun tetap tidak menyelesaikan pekerjaan," tutur Leonardus Sagala

"Bahkan, dia cenderung lari dari tanggungjawab. Ketika klien kami menanyakan, dia tidak mendapatkan respon yang baik," sambungnya. 

Terkait soal percekcokan, Leonardus menerangkan bahwa Rudi dan istrinya lah yang lebih dahulu memprovokasi Iko Uwais

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved