Berita Nasional

Hasil Survei Sebut Anak Muda di Papua Puas dengan Kinerja Pemerintah, Ketua AMMI: Pak Jokowi Cermat!

Ketua Umum Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah, sebut tingkat kepuasan kinerja Presiden RI Joko Widodo di Papua sangat tinggi

Editor: Panji Baskhara
Youtube Sekretariat Presiden
Ketua Umum Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah, sebut tingkat kepuasan kinerja Presiden RI Joko Widodo di Papua sangat tinggi. Foto: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNBEKASI.COM - Ketua Umum Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah, sebut tingkat kepuasan kinerja Presiden RI Joko Widodo di Papua sangat tinggi.

Tingginya tingkat kepuasan anak-anak muda Papua atas kinerja pemerintah pusat, tegaskan kepemimpinan Jokowi selama dua masa kepresidenanm berhasil kedepankan program Nawa Cita.

Dimana program Nawa Cita tersebut menitikberatkan kepada kepedulian terhadap rakyat banyak.

Butir ketiga Nawa Cita, disebut prioritas pemerintah Jokowi bangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

Baca juga: Demo di Patung Kuda, Massa Singgung Minyak Goreng Hingga Desak Jokowi Pecat Menteri yang Bermasalah

Baca juga: Alasan Ahli Studi Agraria dan Pengelolaan Hutan Sebut Erick dan Ganjar Mampu Jalankan Tugas Jokowi

Baca juga: Polemik CPO, Pendemo Dukung Langkah Presiden Jokowi Hingga Kejagung RI

Pernyataan itu seiring data valid melalui survei Litbang Kompas yang diselenggarakan di Papua dan Papua Barat pada awal Maret 2022 lalu.

Berdasarkan survei, lebih dari 63 persen responden muda sangat puas dan puas dengan kinerja pemerintah pusat.

Kata Nurkhasanah, sejak awal memimpin negeri ini, Jokowi jeli untuk menggunakan resep mujarab pembangunan, yang tidak sekadar menaikkan pertumbuhan melainkan menyebar pemerataan.

"Sejak lama Presiden Jokowi menyadari bahwa cara pembangunan yang menitikberatkan efek tetesan ke bawah (trickle down effect),"

"Yakni dengan pembangunan yang terpusat di perkotaan, telah gagal. Kemakmuran bersama akan lebih optimal diraih dengan membangun dari pinggiran, dari daerah,”kata dia.

Jokowi, kata Nurkhasanah, melihat pembangunan ekonomi yang timpang ke perkotaan seperti yang bergulir sejak awal 1970-an, telah membuat ketimpangan yang kronis.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved