Berita Bekasi

Gawat, Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Mengalami Kenaikan, Tiap Hari Muncul 400-an Kasus Baru

"Covid-19 cukup signifikan jadi angkanya sudah di 400-an per hari ini tetapi jumlah yang dirawat juga cukup rendah

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Shutterstock/Lightspring via Kompas.com
Foto Ilustrasi: Kondisi bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Kota Bekasi masih terpantau aman, meskipun saat ini diakui kasus aktif Covid-19 mengalami kenaikan. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Kondisi bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Kota Bekasi masih terpantau aman, meskipun saat ini diakui kasus aktif Covid-19 mengalami kenaikan.

Merujuk pada data, jika sudah ada 419 kasus aktif di Kota Bekasi.

Sementara untuk kasus baru per tanggal 19 Juni 2022 sendiri tercatat ada 45 kasus baru dalam satu hari yang ditemukan.

"Covid-19 cukup signifikan jadi angkanya sudah di 400-an per hari ini tetapi jumlah yang dirawat juga cukup rendah, BORnya masih dalam skala yang aman," kata Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tangerang Selatan Naik, Wali Kota Sebut Belum Mengkhawatirkan: Tak Terlalu Drastis

Baca juga: Tidak Ada Peningkatan Signifikan Kasus Covid-19 di Karawang Sejak Masyarakat Dibolehkan Lepas Masker

Diungkapkan Mas Tri sapaan Tri Adhianto, BOR dan ICU di Rumah Sakit di Kota Bekasi saat ini secara keseluruhan tercatat diangka 2,76 persen.

Terdiri dari pasien isolasi sebanyak 28 pasien dan ICU sebanyak 3 pasien.

Meskipun Covid-19 mengalami tren kenaikan kasus, Mas Tri menyebut jika pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan dalam hal ini untuk menyiapkan tenaga kesehatan, begitu pula dengan fasilitas yang ada.

BERITA VIDEO : KISAH TIGA ANAK DI KARAWANG DITINGGAL AYAHNYA MENINGGAL KARENA COVID-19

"Kita koordinasi dengan fasilitas kesehatan pertama dan juga terkait rumah sakit swasta sudah kita informasikan untuk membuat persiapan terkait dengan penambahan jumlah bed apabila memang ada kegawatdaruratan," katanya.

Namun, terkait tren kenaikan kasus Covid-19, Mas Tri melihat jika tingkat angka kesembuhan lebih tinggi.

Maka dari itu, pihaknya pun juga meminta kepada masyarakat untuk tetap aware terhadap prokes, terutama dalam penggunaan masker.

"Tapi alhamdulilah kalau dilihat dari trennya sakitnya sih cepat sembuh ya," ucapnya. 

Stok darah PMI Kota Tangsel aman di tengah kenaikan kasus Covid-19

PMI Kota Tangerang Selatan mencatatkan dua kondisi penurunan stok ketersediaan darah, yaitu masa pandemi Covid-19, dan juga masa puasa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved