Ibadah Haji

Kasus Covid-19 di Arab Saudi sedang Meningkat, Jemaah Haji Indonesia Diminta Selalu Pakai Masker

Kasus Covid-19 di Arab Saudi sedang meningkat. Jemaah haji Indonesia diminta patuhi protokol kesehatan.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter Haj Ministry
Kasus Covid-19 di Arab Saudi sedang meningkat. Jemaah haji Indonesia diminta patuhi protokol kesehatan. Keterangan foto: (ilustrasi) Penyambutan kelompok terbang (Kloter) pertama jemaah haji Indonesia di Bandara Prince Muhammad bin Abdulaziz di Madinah, Arab Saudi, 4 Juni 2022 waktu setempat. 

TRIBUNBEKASI.COM -- Pandemi Covid-19 belum berakhir, karena kenaikan jumlah kasus Covid-19 mulai terjadi di mana-mana di dunia.

Tak terkecuali di Arab Saudi, yang saat ini sedang kedatangan 1 juta jemaah haji dari seluruh dunia.

Sebagaimana dilansir laman Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), hari ini otoritas kesehatan Arab Saudi melaporkan ada 927 kasus baru Covid-19.

Hal ini menjadi kewaspadaan bagi otoritas haji Indonesia, mengingat hingga Jumat (24/6) sudah 65.134 orang jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Tanah Suci.

Pakai masker

Menyikapi terus meningkatknya kasus baru Covid ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah Indonesia untuk waspada dan menjaga kesehatannya.

Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat bahkan telah menerbitkan surat edaran pada 22 Juni lalu yang ditujukan kepada petugas untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kami minta petugas untuk selalu memakai masker menyusul peningkatan kasus Covid di Saudi dalam beberapa hari terakhir,” kata Arsad.

Dia juga meminta petugas untuk menggiatkan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan kepada seluruh jamaah.

Arsad Hidayat mengajak jamaah untuk selalu memakai masker, baik ketika berada di dalam ruang tertutup maupun terbuka.
Selain bisa mencegah dari paparan Covid-19, masker juga sangat efektif membendung debu dan panas menembus hidung.

Menurut Arsad, bagi jamaah Indonesia, panas di Saudi saat ini terbilang ekstrem karena bisa mencapai 46 derajat Celcius.
Jika tak diantisipasi dengan baik maka berpotensi mengganggu kesehatan, dan dampaknya ke aktivitas ibadah.

“Walaupun Saudi sudah bisa dikatakan agak melonggarkan prokes di ruang terbuka, saya meminta tetap menggunakan masker, baik di ruang terbuka atau tertutup. Upaya ini kami lakukan sebagai antisipasi agar tidak ada satu pun jamaah Indonesia terpapar,” katanya.

Riyadh

Ibadah Haji 1443H merupakan Ibadah Haji pertama yang menyertakan jemaah internasional selama pandemi Covid-19.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved