Pemprov Jawa Barat akan Gelar Operasi Pasar Khusus Bumbu
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan gelar operasi paasar bumbu dapur. Bentuk operasi pasarnya berbeda dari sebelumnya.
TRIBUNBEKASI.COM, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menggelar operasi pasar khusus bumbu.
Operasi pasar ini pun bentuknya akan berbeda dari ooperasi pasar sebelum sebelumnya.
Demikian diutarakan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, sebagaimana dilansir Tribun Jabar
Menurut UU, menjelang Iduladha 1443 Hijriah, pihaknya, mendapati harga sejumlah kebutuhan pangan mengalami kenaikan, termasuk di komoditas rempah dan bumbu.
"Kami mendapati harga bumbu dan rempah, di antaranya cabe dan bumbu yang biasanya dipakai untuk memasak gulai, mengalami kenaikan harga di pasaran. Ini yang menjadi perhatian kami sebagai pemerintah," kata Uu.
Menurut Uu, kenaikan harga bumbu dan rempah sudahbiasa terjadi menjelang hari besar keagamaan. Karenanya Pemerintah terus berupaya menekan kenaikan harga kebutuhan masyarakat tersebut.
Wagub Jabar pun mengatakan seperti biasa kenaikan harga kebutuhan masyarakat akan ditekan melalui operasi pasar.
Namun tidak seperti operasi pasar yang sudah-sudah, penekanan harga bumbu ini dilakukan melalui kerja sama dengan para petani.
"Berbeda dengan operasi pasar untuk minyak goreng, Pemerintah dalam hal ini bekerja sama dengan para petani dalam menyediakan bumbu yang harganya terjangkau," kata Pak Uu.
Di sisi lain, lanjut UU, Pemerintah meminta para pedagang jangan mengambil keuntungan berlebihan di luar kewajaran, di tengah kondisi masyarakat saat ini. Apalagi, menjelang hari besar keagamaan.
Namun dia juga meminta masyarakat untuk tidak konsumtif dalam membeli bahan kebutuhan menjelang hari raya. Secukupnya saja, supaya harga kebutuhan tidak meningkat.
"Pedagang jangan mencari kesempatan dalam kesempitan. Masyarakat juga jangan asal memborong. Karena sesuai hukum ekonomi, harga akan naik kalau permintaan naik. Yang wajar-wajar saja untuk merayakan hari raya kita," kata Pak Uu.
Adapun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa pada 24 Juni 2022, harga daging sapi murni di sejumlah pasar di Kota Bandung mencapai Rp142.000u per kilogram, ayam broiler Rp 36.000, dan telur ayam broiler Rp29.000per kilogram.
Kemudian harga per kilogram bawang merah Rp59.000, bawang putih Rp 29.000, cabai merah keriting Rp 83.000, cabai merah Rp86.000, cabai rawit merah Rp 98.000, dan kentang Rp 15.000 per kilogram.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul "Wagub Jabar: Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Upayakan Menekan Harga"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/illustrasi-cabe-merah-keriting.jpg)