Piala AFF U19

Bakar Suar di Stadion saat Pertandingan Bakal Kena Saksi Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup

PSSI tengah menggodok aturan tegas bagi suporter yang nekat nyalakan suar di stadion, yakni larangan nonton di stadion seumur hidup.

Penulis: Abdul Majid | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Rangga Baskoro
Suporter yang menyalakan suar di stadion saat pertandingan sepak bola tengah berlangsung, akan mendapat sanksi larangan menonotn pertandingan sepak bola di stadion seumur hidup. Keterangan foto: (ilustrasi) Sejumlah suporter Timnas Indonesia menyalakan suar di dalam Stadion Patriot Candrabhaga saat pertandingan Piala AFF U-19 2022, Indonesia kontra Vietnam. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA – Kalau masih ingin menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia di stadion, jangan coba-coba membakar suar di stadion.

PSSI dikabarkan tengah menggodok aturan soal suar, atau flare, ini, dan pelakunya akan dikenai sanksi tak boleh hadir di stadion. Bukan hanya sekali atau setahun melainkan seumur hidup.

Soalnya, meski pun maksud menyalakan suar untuk memacu semangat para pemain, tapi itu ternyata justru mengganggu pemain, karena asap suar yang tebal akan mengganggu jarak pandang semua orang, termasuk wasit.

Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI, Budiman Dalimunthe menyampaikan itu pada Senin (4/7) siang.

Budiman menyayangkan terjadi pembakaran suar menjelang laga Vietnam vs Indonesia, di laga Grup A Piala AFF U-10 2022, berakhir, Sabtu (2/7).

Dia pun meminta kepada para suporter untuk tak lagi melakukan hal tersebut, mengingat Indonesia tahun depan akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Yang paling utama, tolong teman-teman dari Ultras, La Grande, teman-teman di timur kan ada The Jakmania juga, ada forum suporter Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 juga ada di sana, fans yang tidak tergabung dengan komunitas, tolong ya kita jaga, kita Indonesia mau ke arah World Cup U-20. Tunjukkan Indonesia santun dan keren kok. 90 menit keren abis,” kata Budiman.

“Pesan saya juga buat teman-teman suporter yang sudah keren dengan koreografinya, selama 90 menit itu harus dijaga. Jangan sampai capek-capek 90 menit rusak hanya (karena) satu dua orang. Jadi siapa pun Korlap di sana harus benar-benar dijaga karena petugas itu sudah lakukan body checking dan segala macam,” tambahnya.

Tak hanya mengimbau, Budiman pun mengatakan pihaknya ke depan bakal membuat aturan tegas untuk suporter yang masih membandel, menyalakan atau membakar flare di dalam Stadion.

Tak tanggung-tanggung, hukuman larangan menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia di stadion hingga seumur hidup siap dijatuhkan.

“Ya mudah-mudahan ke depan kita dengan membership, dengan keanggotaan Timnas maupun klub, orang-orang yang seperti ini bisa kita banned. Tidak bisa nonton sepakbola di Stadion manapun atau pertandingan apapun klub atau Timnas, setahun, dua tahun, kalau perlu seumur hidup. Ya karena mereka itu kan malah merusak komunitas bahkan merusak citra Indonesia,” ujar Budiman.

Puji koreografi

Sebagai Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI, Budiman, mengapresiasi perjuangan para suporter Timnas Indonesia yang telah memberikan dukungan saat Indonesia U-19 menghadapi Vietnam U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu kemarin.

Budiman yang hadir langsung di Stadion memuji koreografi yang dilakukan Ultras Garuda Indonesia di tribun selatan dan La Grande Indonesia di tribun utara.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved