Berita Kriminal

Pria Beratribut Polisi yang Tusuk Ibu dan Anak, Terinspirasi dari Film Demi Dapat Uang

Aksi pelaku itu dilatarbelakangan keinginan membayar hutang kepada pacarnya sebesar Rp 500 ribu yang sudah satu bulan ini tidak pernah dibayarkan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki menunjukkan barang bukti yang digunakan Rheinaldy Zein (23), pelaku penusukan ibu dan anak. 

TRIBUNBEKASI.COM, MEDANSATRIA — Pria beratribut polisi yang menjadi pelaku penusukan terhadap ibu dan anak di Mustikajaya, Kota Bekasi beberapa waktu lalu berhasil ditangkap Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (1/7/2022) kemarin.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki memastikan jika pria beratribut Polisi itu bukanlah anggota kepolisian, melainkan polisi gadungan yang menyamar untuk melakukan aksi kejahatan.

"Tersangka diamankan tepatnya pada tanggal 1 Juli 2022. Kejadian tanggal 30 sekitar pukul 17 ketika pelaku sedang ingin menjemput pacarnya di dekat PT denso kawasan mm 2100," kata Kombes Hengki, Senin (4/7/2022).

Diungkapkan Kombes Hengki bahwa pelaku atas nama Rheinaldy Zein (23) melakukan hal karena demi ingin membayar hutang kepada pacarnya yang setahun ini belum terbayarkan.

"Untuk membayar hutang yang bersangkutan kepada pacarnya yang sudah satu tahun belum terbayar. Hutangnya Rp.500 ribu," kata Kombes Hengki.

Baca juga: Regulasi BBM Solar Subsidi Merepotkan, Nelayan Muaragembong Bekasi Harus Urus Ijin ke Subang

Baca juga: Belum Terima Laporan Tukang Bubur Dibacok OTK, Polisi Cek Lokasi

Baca juga: Bakal Segera Limpahkan Tersangka Doni Salmanan, Bareskrim Sertakan 141 Barang Bukti

Kombes Hengki menambahkan, dalam aksinya Rheinaldy Zein berpura-pura menjadi seorang petugas kepolisian.

Atribut kepolisian yang ia dapat seluruhnya didapat melalui pemesanan secara online. Kombes Hengki menyatakan bahwa pelaku beraksi seorang diri dan secara random mencari korban.

Saat dihadapkan ke petugas kepolisian, Rheinaldy Zein mengakui jika aksinya itu murni telintas begitu saja, sehingga ia menyiapkan atribut kepolisian yang ia pesan secara online sepekan sebelum dirinya beraksi.

"Seminggu lebih tidak dipakai pak. Tiba tiba dari situ terlintas pikiran pak," kata Rheinaldy Zein ketika ditanya penyidik.

Dalam kesempatan itu, Rheinaldy Zein mengakui jika dirinya terinspirasi dari sebuah film dan TV yang ditontonnya.

Baca juga: Kelompok Pakar Soroti Pemkab Karawang Tidak Punya Gedung Kesenian

Baca juga: Saipul Jamil Ogah Balikan Jika Dewi Perssik Menjanda Lagi, Apa Alasannya?

Sehingga dia berpura-pura menjadi seorang anggota polisi dan mencari korban yang dianggap terlibat narkoba, sehingga nantinya akan diminta uang damai.

Ia pun melakukan hal itu, lantaran untuk membayar hutang kepada pacarnya sebesar Rp 500 ribu yang sudah satu bulan ini tidak pernah dibayarkan.

Rheinaldy Zein juga mengaku, aksinya ini juga dilakukan untuk membantu orangtuanya dan juga pacarnya.

"Untuk bantu orang tua saya sama ganti uang pacar saya. Saya nyesel pak," ucapnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved