Berita Nasional

Ini Alasan Head of Research Jarvis Asset Management Sebut Kebijakan Transformasi Erick Thohir Tepat

Head of Research Jarvis Asset Management, Andri Ngaserin sebut kebijakan transformasi Menteri BUMN Erick Thohir sangat tepat.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Head of Research Jarvis Asset Management, Andri Ngaserin sebut kebijakan transformasi Menteri BUMN Erick Thohir sangat tepat. Foto: Menteri BUMN Erick thohir berharap kaum perempuan mampu menopang ekonomi keluarga dan masyarakat. 

TRIBUNBEKASI.COM - Head of Research Jarvis Asset Management, Andri Ngaserin mengakui, kontribusi BUMN ke APBN selama ini sangat signifikan.

Hal itu tergambar dalam kontribusi ke kas negara, maupun membantu pemerintah dan masyarakat dalam hadapi tanggap darurat covid-19 yang lalu.

"Di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir, kontribusi BUMN terus mengalami peningkatan."

"Sepanjang 10 tahun terakhir ini sumbangan yang diberikan BUMN mencapai Rp 4.013 triliun yang berasal dari Rp 2.118 triliun pajak, Rp 1.466 triliun dalam bentuk PNBP, dan Rp Rp 429 triliun dividen," ujar Andri.

Baca juga: Siapa Figur yang Cocok Jadi Pasangan Erick Thohir di Pilpres 2024? Begini Jawaban Pengamat Politik

Baca juga: Ada Beberapa Faktor Membuat Elektabilitas Erick Thohir Melejit di Jawa Timur, Ini Kata Peneliti BRIN

Baca juga: Direktur Poltracking Indonesia Sebut Elektabilitas Erick Thohir Meningkat Signifikan di Jawa Timur

Saat ekonomi global dan nasional dibayangi tekanan akibat pandemi-19, Andri sebut BUMN masih dapat berikan dividen yang cukup besar, yakni mencapai Rp 41 triliun di tahun buku 2021.

Maka daru itu, Andri nilai langkah Erick Thohir yang menargetkan dividen BUMN jadi Rp 43 triliun dan Rp 50 triliun pada 2023 dan 2024 sebagai hal yang tepat.

"Laba BUMN pada 2021 pun meningkat menjadi Rp 126 triliun dengan total pendapatan Rp 1.983 triliun."

"Jika kontribusi BUMN terhadap negara disandingkan dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk tujuh BUMN tahun 2022 sebesar Rp 38,5 triliun, maka jumlah tersebut terbilang kecil," ucap Andri.

Andri mengatakan BUMN memiliki peranan penting bagi penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Andri meyakini target dividen BUMN akan tercapai, meski saat ini tengah terjadi ketidakpastian rantai pasok fan ancaman resesi ekonomi akibat perang Rusia-Ukraina.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved