Berita Karawang

Antusiasme Tinggi, Kejari Karawang Resmikan Rumah Restorative Justice Kedua di Desa Kutapohaci

Pengelolaan rumah RJ akan bekerja sama dengan civitas akademika di lingkup Kabupaten Karawang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang meresmikan rumah restorative justice (RJ) di Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, pada Kamis (7/7/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang meresmikan rumah restorative justice (RJ) di Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, pada Kamis (7/7/2022).

Peresmian itu dilakukan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Martha Parulina Berliana, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang, Martha Parulina Berliana mengatakan Rumah RJ di Desa Kutapohaci ini merupakan yang kedua.

Setelah beberapa waktu lalu juga diresmikan rumah RJ di Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya.

"Jadi, peresmian rumah RJ yang kedua ini, kita semua tahu masyarakat sangat antusias dalam pembentukan rumah RJ. Termasuk apa yang kita resmikan kali ini  semuanya merupakan ide dan kemauan dari pada masyarakat sendiri dan kami hanya menjembatani," kata Martha, pada Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Kemenag Karawang Minta Warga Jangan Tergiur Berangkat Haji Tanpa Antre Via Kuota Furoda

Baca juga: Baru Triwulan II, Realisasi Pajak Daerah Karawang Sudah Capai Rp 694 Miliar

Martha menerangkan, dalam legalitas rumah RJ sendiri pihaknya bekerja sama dengan Bupati dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Sedangkan dalam segi pengelolaan rumah RJ sendiri, pihaknya juga akan bekerja sama dengan civitas akademika di lingkup Kabupaten Karawang, seperti dari Universitas Singaperbangsa Karawang maupun Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang.

"Mereka nanti bisa praktek kerja di sini, jadi organisasi dapat bisa berjalan, bukan hanya dari sini terbentuk kemudian terbengkalai," ungkapnya

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dalam prosedur penanganannya sendiri, rumah RJ ini berjalan sesuai surat keputusan yang dikeluarkan oleh Bupati Kabupaten Karawang.

Artinya secara struktural, Kepala Desa atau Lurah bertanggungjawab dalam rumah RJ ini. Kemudian mereka melakukan administrasi dan jika memerlukan bantuan, maka Kejaksaan Negeri Karawang akan segera menuju lokasi rumah RJ.

Baca juga: Gagal Berangkat Haji Furoda, Bupati Cellica: Semua Sudah Ketetapan Allah

Baca juga: Hilang 4 Hari, Pemancing Asal Bekasi Ditemukan Tewas 24 Kilometer dari Lokasi Kejadian 

"Kita pun tidak meninggalkan dan kita juga menyediakan 6 orang jaksa mediator dan jaksa fasilitator untuk Kabupaten Karawang yang akan membantu bila mana dibutuhkan bantuan di rumah RJ," jelas dia.

Untuk targetnya sendiri, Martha menginginkan di seluruh desa di Kabupaten Karawang sebanyak 297 desa.

Akan tetapi memang itu tergantung dari permintaan dan kesiapan setiap desa tersebut.

"Ya kita senang sekali jika 297 desa yang ada di Kabupaten Karawang ini bisa kita dirikan rumah Rj. Tapi kita juga harus melihat dari kemampuan setiap desa yang ada dan sampai dengan hari ini sudah ada sepuluh desa yang sudah mendaftar untuk didirikan rumah RJ," ungkap dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved