Berita Karawang

Jadi Akses ke Kawasan Industri Surya Cipta, Warga Ciampel Menanti Rampungnya Proyek Jembatan Walahar

Pembangunan jembatan Walahar sangat penting, karena jika tidak diperbaiki bisa menghambat aktivitas. Apalagi sekarang ini penduduk sudah mulai padat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Proyek pembangunan Jembatan Walahar di Kabupaten Karawang. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Warga meminta agar segera dibangun jembatan Walahar, Kabupaten Karawang.

Jembatan itu sangat penting menjadi akses warga, baik dari daerah Kecamatan Ciampel ke Walahar Klari maupun sebaliknya.

Saat ini akses warga hanya mengandalkan jalan bendungan Walahar yang luasnya hanya cukup satu kendaraan mobil saja.

Baca juga: Jembatan Sompek Penghubung Antara Dusun di Tanjungpakis Karawang Ambruk, Akses Kampung Terisolir

Baca juga: Sempat Dipakai Omah Buruh, Jembatan Penghubung Dua Kawasan Industri Bakal Dibuka

"Iya ditunggu pembangunan jembatan Walahar. Sekarang pakai jembatan bendungan tapi kan sempit jadinya sering terjebak macet," kata Nugraha, warga Ciampel kepada Wartakotalive.com, pada Jumat (8/7/2022).

Pembangunan jembatan Walahar sangat penting, karena jika tidak diperbaiki bisa menghambat aktivitas. Apalagi sekarang ini penduduk sudah mulai padat.

"Mana engga jadi-jadi jembatannya batu pondasinya saja. Harus segera diselesaikan," imbuh dia.

BERITA VIDEO : JEMBATAN KW 6 KARAWANG AMBLES, INI TAMPARAN KERAS DAN BIKIN MALU

Iis (39), salah satu warga Kecamatan Ciampel mengatakan, selama ini sangat menanti rampungnya pembangunan Jembatan Walahar.

Pasalnya, jembatan ini sangat penting menjadi akses menuju ke kawasan industri Surya Cipta.

"Ini kan akses penting, orang-orang mau ke kawasan pasti lewat sini. Apalagi khususnya mereka yang pakai mobil," jelas dia.

Pantauan Wartakotalive.com, pembangunan jembatan baru berdiri tiang pondasi di dua ujung jalan dan juga ditengah aliran sungai.

Kemudian, akses bukaan jalan menunu jembatan itu juga sudah terbuka walaupun masih tanah merah.

Sementara itu, Sekretaris Desa Walahar Oyon mengungkapkan, pada musrenbang Kecamatan Klari persoalan tersebut sempat dibahas oleh Dinas PUPR dan akan ditindaklanjuti tahun 2023 mendatang.

Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan jembatan itu juga berasal dari provinsi dan kabupaten.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved