Berita Nasional

Menparekraf Ajak Pelaku Ekraf Manfaatkan Teknologi guna Jangkau Pasar Lebih Luas

Sandiaga bilang, pengembangan ekraf saat ini tidak bisa dibiarkan seperti sebelum pandemi, karena harus terinovasi dan teradaptasi dengan digitalisasi

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Menparekraf Sandiaga Uno saat bertandang ke Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Selasa (5/7/2022) lalu, dalam rangka Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia. 

TRIBUNBEKASI.COM — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk memanfaatkan teknologi guna menjangkau pasar yang lebih luas.

Ajakan itu diungkapkan Menparekraf Sandiaga Uno usai bertandang ke Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Selasa (5/7/2022) lalu.

Kunjungan tersebut dalam rangka Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia.

Kota Bukittinggi merupakan lokasi ke-19 dari rangkaian program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia tahun 2022.

Sandi menjelaskan, pengembangan ekonomi kreatif saat ini tidak bisa dibiarkan seperti sebelum pandemi, karena harus terinovasi dan teradaptasi dengan digitalisasi.

Baca juga: Amankan Posisi di Group A Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 Wajib Menang Kontra Filipina

Baca juga: Meski Tak Diperkuat Marselino, Suporter Optimistis Timnas Indonesia U-19 Bisa Kalahkan Filipina

Karena itu, Workshop KaTa Kreatif di Bukittinggi memfasilitasi pelatihan digital marketing seperti pembuatan konten, agar produk yang dipasarkan lebih menarik saat dipromosikan terutama di kanal media sosial. 

“Berdasarkan data, analisa kami, produk UMKM yang sudah di-endorse secara digital oleh pak wali dan saya mengalami peningkatan penjualan 35 sampai 45 persen,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam pernyataan resminya. 

Tiga hal

Untuk memajukan potensi yang dimiliki Kota Bukittinggi, Sandi menitipkan tiga hal yaitu inovasi meliputi amati, tiru dan modifikasi, kedua digitalisasi dan ketiga kolaborasi. 

Menurut Sandi, Kota Bukittinggi memiliki potensi besar pada sektor ekonomi kreatif yaitu pada subsektor kuliner, fesyen, dan kriya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved