Hari Raya Iduladha
IPB Pastikan Mahasiswa yang Periksa Kesehatan Hewan Kurban Telah Mendapat Pelatihan
Mahasiswa IPB membantu memeriksa kesehatan hewan kurban di Kota Bekasi telah mendapat pelatihan.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak yang tengah berjangkit sejak 2 bulan lalu membuat membeli hewan kurban menjadi sulit.
Untuk itu Fakultas Kedokteran Hewan dan Biomedis Institut Pertanian Bogor (IPB) mengerahkan para mahasiswanya untuk membantu memeriksa kesehatan hewan ternak, yang dijual sebagai hewan kurban.
Salah satunya di wilayah Kota Bekasi, di mana 50 mahasiswa diturunkan untuk melakukan pemeriksaan itu.
Dilatih
Dwi Utari Rahmiyati, dokter hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB memastikan bahwa 50 orang mahasiswa itu telah dilatih sebelum diturunkan ke lapangan.
"Seluruh mahasiswa kami yang kami terjunkan sudah dilatih dulu. Kami di kampus ada pelatihan materi secara online, namun praktik memeriksa hewan secara ante mortem dan post mortem itu dilakukan secara offline di kampus. Jadi meskipun mereka belum berpengalaman tapi sudah dilatih terlebih dahulu sebelum diterjunkan," kata Dwi, saat ditemui di Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi, Minggu (10/7/2022).
Terlebih lagi, para mahasiswa juga didampingi oleh tenaga ahli serta dosen sehingga pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan secara profesional.
Ke 50 mahasiswa itu dibagi menjadi 6 tim dan disebar ke sejumlah lokasi. Mereka telah mempersiapkan diri sejak satu bulan sebelum Hari Raya Iduladha.
"Pemeriksaan tahun ini yang terjun adalah mahasiswa semester 8, mahasiswa pendidikan profesi dokter hewan, sekaligus melibatkan mahasiswa pasca sarjana. Begitu pula dosennya," ucap Dwi.
Jabodetabek
Pemeriksaan hewan kurban oleh mahasiswa dari IPB ini tak hanya dilakukan di Kota Bekasi saja, tapi juga di wilayah Jabodetabek lainnya, dan diselenggarakan setiap tahun dengan cara mengajukan permohonan.
"Jadi kalau dari IPB memang rutin melaksanakan pemeriksaan hewan kurban ini atas permintaan dari dinas awalnya. Untuk tahun ini tidak hanya Bekasi, tapi ada di seluruh Jakarta kecuali Kepulauan Seribu, kemudian Kabupaten Bogor, dan Kota Depok," kata Dwi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Dwi-Utari-Rahmiyati-Dokter-Hewan-dari-Fakultas-Kedokteran-Hewan-dan-Biomedis-IPB.jpg)