Berita Bekasi

Mulai Tahun Ajaran 2023/2024 Siswa Keluarga Tak Mampu di Kota Bekasi Gratis Sekolah di SMP Swasta

Pelajar dari keluarga tidak mampu di Kota Bekasi nanti bisa melanjutkan pendidikan ke jenkang SMP secara gratis, dalam program subsidi Pemkot Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Freepik.com/stockgiu
Pelajar dari keluarga tidak mampu di Kota Bekasi nanti bisa melanjutkan pendidikan ke jenkang SMP secara gratis, dalam program subsidi yang baru dari Pemkot Bekasi. Keterangan foto: (lustrasi) 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, melalui Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah menandatangani Memorandum of Understanding (Mou), atau nota kesepahaman, dengan sejumlah SMP swasta di Kota Bekasi yang berada di bawah naungan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS).

Nota kesepahaman tersebut dilakukan dalam rangka pemberian subsidi dari Pemkot Bekasi kepada siswa yang berasal dari keluarga tak mampu, sehingga mereka bisa bersekolah di SMP swasta.

"Kami melakukan MoU dengan BMPS dan sekolah swasta, (yang isinya) kami memberikan bantuan kepada siswa dari keluarga yang kurang mampu. Jadi nanti sekolah swasta di Kota Bekasi siap menerima siswa yang kurang mampu ini di sekolahnya," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, saat dikonfirmasi, Minggu (10/7/2022).

Gratis

Dari 243 SMP swasta di Kota Bekasi, terdapat 165 sekolah yang menandatangani nota kesepahaman sehingga nantinya siswa kelas 6 SD yang hendak melanjutkan ke jenjang pendidikan kelas 7, atau masuk SMP, bisa bersekolah secara gratis.

Bahkan program tersebut, sambung Inayatullah, akan terus berlanjut hingga siswa itu selesai mengenyam bangku pendidikan SMP.

"Bayarannya gratis, uang pangkal, dan uang bulanannya. Nantinya akan dikasih subsidi dibantu oleh Pemkot Bekasi sampai anak tersebut lulus SMP. Dan saya harapkan sekolah swasta juga enggak narikin lagi uang pangkalnya," ujar Inayatullah.

Kurang

Pemberian subsidi ini diharapkan bisa mengurangi masalah keterbatasan bangku SMP negeri se-Kota Bekasi, yang selalu terjadi dari tahun ke tahun.

Inayatullah menjelaskan, daya tampung SMP Negeri di Kota Bekasi hingga kini bahkan masih di bawah 40 persen dari jumlah siswa satu angkatan kelas 6 SD yang hendak menuju ke kelas 7.

"Jumlah angkatan dari kelas 6 ke kelas 7 itu ada 44.460 orang pada tahun ini. Sedangkan daya tampung SMP negeri hanya 13.000 kursi. Karena SMP Negeri di Kota Bekasi jumlahnya masih terbatas," kata Inayatullah.

Pihaknya menargetkan 3.500 orang penerima bantuan subsidi ini, dengan total anggaran mencapai Rp15 miliar yang pendanaannya bersumber dari APBD 2023.

Inayatullah mengharapkan agar program tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima manfaat, sehingga kualitas SDM di Kota Bekasi semakin meningkat.

"Sekarang sekolah negeri atau swasta sama saja. Jadi silakan bagi yang orangtuanya punya KTP Kota Bekasi, manfaatkan program ini agar anak-anak kita bisa terus bersekolah," tandas Inayatullah.

Halaman
12
Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved